25 November, MRT Jakarta Terbitkan Kartu Multi Trip

Kompas.com - 15/11/2019, 18:55 WIB
Direktur Operasional dan Perawatan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi Hilda B Alexander/Kompas.comDirektur Operasional dan Perawatan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Moda Raya Terpadu ( MRT) Jakarta akan menerbitkan secara resmi kartu perjalanan ganda atau multi trip ticket (MTT) dengan nama Jelajah pada Senin (25/11/2019). 

Hal ini menyusul persetujuan Bank Indonesia (BI) Nomor 21/447/DKSP/Srt/B tertanggal 14 November 2019.

Persetujuan izin ini diberikan Bank Indonesia kepada PT MRT Jakarta dan belaku selama 5 (lima) tahun sampai dengan 14 November 2024 dan dapat diperpanjang kembali.

Demikian Direktur Operasional dan Perawatan MRT Jakarta Muhammad Effendi mengungkapkan rencana peluncuran Jelajah MTT, di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Baca juga: 90.000 Penumpang Naik MRT Jakarta Per Hari Pasca 4 Bulan Beroperasi

"Sebelum diluncurkan, kami akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terlebih dahulu selama satu pekan, mulai Senin (18/11/2019)," kata Effendi.

Jelajah MTT yang diproduksi sebanyak 950.000 unit ini merupakan pembayaran non-tunai  atau uang elektronik berbasis chip (chip based) yang dirancang memiliki validitas lebih lama sehingga dapat digunakan berulang kali.

Effendi menambahkan, penerbitan uang elektronik ini dalam rangka meningkatkan layanan pembayaran yang memudahkan pengguna MRT Jakarta dalam melakukan mobilitas sehari-hari.

Gambar kartu atau tiket khusus MRT Jakarta yang terdiri dari dua jenis, yakni single trip dan multi trip.KOMPAS.com/NURSITA SARI Gambar kartu atau tiket khusus MRT Jakarta yang terdiri dari dua jenis, yakni single trip dan multi trip.
"Kecepatan tap in pada passenger gate-nya hanya 0,2 detik. Jauh lebih cepat dibanding uang elektronik yang dikeluarkan perbankan yang sampai saat ini masih dalam level kecepatan 1,2-2 detik," tutur Effendi.

Penerbitan Jelajah MTT ini didukung oleh upaya penyempurnaan aspek teknis lainnya seperti fungsi card reader, ticket vending machine, dan layanan top up.

Masyarakat pengguna MRT Jakarta dapat membeli Jelajah MTT di stasiun-stasiun terdekat dengan harga per kartu Rp 25.000.

Untuk saat ini, masyarakat dapat melakukan tap in naik MRT Jakarta dengan menggunakan kartu perjalanan tunggal atau Single Trip Ticket (STT).

Baca juga: Dari MRT hingga Trans Papua, Legacy Infrastruktur BJ Habibie

Selain itu, masyarakat dapat pula menggunakan uang elektronik berizin yang diterbitkan oleh perbankan yakni Bank Mandiri (e-money), BNI (Tap Cash, Jak Lingko), BRI (Brizzi), BCA (Flazz), Bank DKI (Jakcard).

"Jelajah MTT ini terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya di wilayah DKI Jakarta," imbuh Effendi.

Dengan diterbitkannya Jelajah MTT, Effendi optimistis target meningkatkan angka ridership  hingga 100.000 orang per hari dapat tercapai. 

Hingga awal November 2019, jumlah penumpang yang menggunakan MRT Jakarta sebanyak 90.000 orang per hari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X