Kompas.com - 04/11/2019, 13:26 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
Editor M Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses transformasi dan restrukturisasi di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk telah membuahkan hasil. Pada Oktober 2019 lalu, KS berhasil memecah rekor baru produksi baja lembaran panas (hot rolled coil) yang mencapai 203.315,55 ton.

Rekor produksi itu merupakan pemecahan dari total produksi sebelumnya, yakni sebesar 200.411 ton, pada Desember 2007.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini membuktikan bahwa proses restrukturisasi dan transformasi di internal KS sudah menunjukkan hal positif. Hampir keseluruhan produksi itu merupakan baja yang sudah dipesan sehingga KS bisa menjaga stock inventory pada tingkat yang efisien," kata Direktur Utama PT KS, Silmy Karim, Senin (4/11/2019).

Selain itu, lanjut Silmy, hasil tersebut juga menunjukkan komitmen untuk mendukung proses transformasi agar KS kembali sehat. Dengan semangat perbaikan yang terus menerus, menurut dia, capaian prestasi lainnya akan tercapai.

"Capaian produksi itu juga sudah diikuti pengiriman produk jadi pada Oktober ini, yang jumlahnya melebihi target, yakni mencapai 164.284 MT kepada konsumen. Ini angka tertinggi shipment sepanjang 2019, sementara untuk kolektivitas pembayaran di bulan yang sama juga sudah melampaui target," kata Silmy.

Dia mengatakan, ke depan KS masih akan terus berbenah dan melakukan perbaikan. Dalam hal pengembangan kapasitas misalnya, lenjut Silmy, saat ini KS sudah melakukan pembangunan Hot Strip Mill#2 yang pada kuartal 4 2019 nanti mechanical completion-nya akan selesai.

"Wwal 2020 nanti pabrik SM#2 akan mulai produksi. Dengan adanya kedua pabrik ini kapasitas produksi HRC juga akan meningkat menjadi 3,9 juta ton per tahun dan selanjutnya dapat dikembangkan menjadi 6,4 juta ton per tahun," tambah Silmy.

Dengan beroperasinya HSM#2, menurut Karim, kapasitas terpasang pabrik penghasil HRC di Indonesia sudah lebih besar daripada permintaan pasar sehingga seluruh kebutuhan HRC dapat 100 persen dipasok dari dalam negeri.

Silmy mengatakan, dengan kondisi produksi yang mumpuni seperti ini semestinya produsen baja nasional tak lagi mempunyai masalah dalam hal produksi.  Menurut dia, tantangan yang dihadapi saat ini adalah cara menghentikan impor baja dan mewujudkan swasembada baja.

Dia menambahkan, belakangan ini industri baja nasional menghadapi impor baja dengan cara circumvention (pengalihan HS code) sehingga tidak membayar bea masuk. Hal itulah yang menurut dia mematikan industri baja nasional.

"Kami berharap Pemerintah bisa melindungi investasi yang sudah masuk ke Indonesia melalui kebijakan tata niaga dan pengetatan izin impor untuk meningkatkan utilisasi pabrik baja terintegrasi dari hulu ke hilir," kata Silmy.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Apartemen
Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Berita
Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak 'Open Traffic' Minggu Ini

Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak "Open Traffic" Minggu Ini

Berita
50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

Berita
Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

Berita
Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Konstruksi
Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Berita
Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Bambu Bakal Digunakan dalam Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak

Konstruksi
Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Seluruh Batang Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telah Sampai di Indonesia

Berita
Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Jalur Layang Bogor Line di Stasiun Manggarai Telah Beroperasi, Simak Lengkapnya

Berita
Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Anda sedang Cari Rumah? Ini Pilihan di Sepanjang Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Berita
Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Dermaga di China Ini Terinspirasi Karya Seni Abstrak

Arsitektur
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan Teknologi GSM-R Standar UIC

Berita
Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Tiny House, Cara Cerdas Siasati Lahan Mahal dan Keterbatasan Ruang

Griya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.