Proyek IPAL Jakarta Zona 6 Dimulai Rancangannya Tahun 2020

Kompas.com - 30/10/2019, 09:34 WIB
Salah satu jenis tangki septik yakni Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal yang telah terpasang di kawasan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (26/5/2017). KOMPAS.com / DEASalah satu jenis tangki septik yakni Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal yang telah terpasang di kawasan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (26/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun proyek serupa di Zona 6. 

Menurut Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Prasetyo, proyek JSDP Zona 6 masih dalam tahap negosiasi.

"Harapannya kita mulai tahun depan perencanaannya, tahun 2023 kemungkinan mulai fisiknya," ungkap Prasetyo di Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Untuk pendanaannya, ia menambahkan, pemerintah membuka peluang untuk berutang kepada Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Baca juga: Bantu Jakarta, Pusat Bangun Dua IPAL Rp 14,47 Triliun

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, JSDP Zona 6 akan dibangun di kawasan Duri Kosambi dengan kapasitas 282.500 meter kubik per hari menggunakan teknologi pengolahan A2O yang dikombinasikan dengan Integrated Fixbed Film Acivated Sludge (IFAS). 

Target penerima manfaat sebanyak 180.800 jiwa di dua Kecamatan di Jakarta Pusat, yakni Gambir dan Tanah Abang.

Kemudian, delapan kecamatan di Jakarta Barat yakni Cengkareng, Grogol, Petamburan, Kebon Jeruk, Kalideres, Palmerah, Kembangan, dan Tambora.

Sementara di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara masing-masing terdapat satu kecamatan, yakni Kecamatan Kebayoran Lama dan Kecamatan Penjaringan. 

Kebutuhan  biaya Pembangunan IPAL zona 6 diperkirakan sebesar Rp 4,6 triliun berasal dari Kementerian PUPR, bantuan luar negeri (BLN) sebesar Rp 3,75 triliun dan Rp 0,85 triliun dari APBD DKI Jakarta. 

Pembangunan IPAL Zona 6 terdiri atas empat fase dan saat ini akan difokuskan pada fase pertama dengan total 4 paket pekerjaan, yakni Paket 1 IPAL (termasuk Stasiun Pompa dan ICB), Paket 2 (Trunk Sewer), Paket 3 (Pipa Servis, Pipa Lateral, dan Pipa Persil dalam model area) serta Paket 4 (Pipa Servis, Pipa Lateral, dan Pipa Persil luar model area). 

Adapun Basic and Detailed Design mulai dilaksanakan pada Agustus 2020 dan diikuti dengan pekerjaan konstruksi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X