Jokowi Resmikan Jembatan Youtefa, Simbol Pemersatu Bangsa

Kompas.com - 28/10/2019, 13:57 WIB
Presiden Joko Widodo mencanangkan pembwngunan Istana Kepresidenan, dan Papua Creative Hub di Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019) KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERPresiden Joko Widodo mencanangkan pembwngunan Istana Kepresidenan, dan Papua Creative Hub di Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019)

JAYAPURA KOMPAS.com - Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, Senin 28 Oktober 2019, Jembatan Youtefa, atau lebih dikenal sebagai Jembatan Holtekamp, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jembatan yang melintang di atas Teluk Youtefa, Jayapura, Papua, pada pukul 15.30 WIT.

Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wamen PUPR John Wempi Wetipo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Hari ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, saya meresmikan Jembatan Youtefa. Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting perjalanan bangsa. Para pemuda dan pemudi Nusantara bersumpah berbangsa satu, berbahasa satu dan bertanah air satu, Indonesia," tutur Jokowi.

Menurut Jokowi, Jembatan Youtefa bukan hanya simbol pemersatu Indonesia sebagai bangsa tetapi juga simbol sumpah kemajuan dalam membangun tanah Papua.

Baca juga: 7 Fakta Jembatan Holtekamp, Si Plengkung Merah Ikon Baru Jayapura

Tanah Papua harus maju seperti wilayah lainnya di Indonesia. Papua adalah surga yang jatuh ke bumi.

"Saya sudah 13 kali ke Papua. Karena itu sudah menjadi tugas bersama untuk merawat dan memajukan Papua," sebut Jokowi.

Dia melanjutkan, pada periode kedua pemerintahannya, kunjungan kerja pertama setelah dilantik adalah Tanah Papua.

Presiden Joko Widodo mencanangkan pembwngunan Istana Kepresidenan, dan Papua Creative Hub di Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019)KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Presiden Joko Widodo mencanangkan pembwngunan Istana Kepresidenan, dan Papua Creative Hub di Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019)
Semua itu dilakukan untuk memastikan sendiri bahwa Tanah Papua dibangun dan tidak dilupakan.

"Selama pemerintahan pertama, saya sudah berkeliling masuk pedalaman. Untuk di wilayah timur terdapat ketimpangan infrastruktur yang belum tersentuh. Untuk bersatu sebagai sebuah bangsa, pembangunan infrastruktur harus dipercepat, paralel dengan pembangunan sumber daya manusia," papar Jokowi.

Pembangunan Jembatan Youtefa mencakup lima bagian konstruksi dengan nilai total Rp 1,8 triliun.

Baca juga: Di Balik Gemerlap Jembatan Holtekamp, Ada Sistem Pencahayaan Pintar

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X