Investasi Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Rp 60 Triliun

Kompas.com - 27/09/2019, 06:00 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam waktu dekat, proyek kereta semi cepat dari Jakarta hingga Surabaya akan dieksekusi. Proyek ini merupakan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Jepang. 

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, realisasi proyek ini menjadi sebuah lompatan besar dalam hal pelayanan perkeretaapian di Tanah Air. 

"Nilai investasi pembangunan kereta semi cepat ini diperkirakan mencapai Rp 60 triliun," kata Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (26/9/2019).

Baca juga: Infrastruktur Pendukung Kereta Semi Cepat Gunakan Material Lokal

Adapun untuk biaya pembangunan akan berasal dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Sementara untuk pembebasan lahan berasal dari Pemerintah Indonesia. 

Pemerintah, imbuh Budi, bherarap proyek ini dapat beroperasi sementara hingga Cirebon pada 2024 dan beroperasi penuh hingga Surabaya pada 2025.

"Kami berharap waktu tempuh Jakarta-Surabaya menjadi 5,5 jam atau berkurang 3,5 jam dari saat ini," ujarnya. 

Survei pembangunan kereta semi cepat sudah berjalan sejak bulan Juni 2019 dan direncakan selesai Oktober 2020.

Sementara kajian pembangunannya telah dilakukan Pemerintah Indonesia dengan tim konsultan JICA sejak tahun 2017.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X