Kompas.com - 25/09/2019, 15:09 WIB
Tahapan awal proyek rumah subsidi Karangploso Townhouse akan dibangun sekitar 300 unit untuk tipe 36/72, dan mulai tahun depan untuk rumah tipe 56/60 atau dua lantai. Dok PT Mahakarya EAMDTahapan awal proyek rumah subsidi Karangploso Townhouse akan dibangun sekitar 300 unit untuk tipe 36/72, dan mulai tahun depan untuk rumah tipe 56/60 atau dua lantai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana mengurangi alokasi bantuan perumahan melalui skema subsidi selisih bunga (SSB) tahun 2020. Pengurangan ini dilakukan karena SSB dinilai membebani keuangan negara. 

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin mengungkapkan hal tersebut saat membuka pameran Indonesia International Property Expo (IIPEX) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (25/9/2019). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, melalui skema SSB pemerintah harus terus menyalurkan alokasi anggaran di dalam APBN, hingga masa kredit debitur yang memanfaatkan subsidi ini selesai. 

Baca juga: Pemerintah Janji Terus Dorong Pertumbuhan Sektor Properti

"Pemerintah harus biayai terus subsidinya," kata Syarif.

Sebenarnya, alokasi KPR SSB telah dikurangi, dari sekitar 250.000 unit pada 2018 menjadi 100.000 pada 2019.

Adapun penyaluran hingga pertengahan September 2019 baru mencapai 39.829 debitur. 

Nantinya, realokasi dana SSB ini akan disalurkan melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Kendati demikian, ia mengaku, belum mengetahui secara pasti berapa besar alokasi tersebut. 

"Jadi tidak dihapuskan. Tetap jalan, tapi dikurangi. Untuk alokasinya menunggu dari Kementerian Keuangan," ujarnya. 

Untuk diketahui, saat ini alokasi FLPP yang dianggarkan pemerintah untuk membiayai rumah sebanyak 68.858 unit. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 58.000.

Adapun hingga pertengahan September 2019, dana FLPP yang telah tersalurkan senilai Rp 5,573 triliun bagi 57.949 debitur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.