Mereka yang Mendapat Untung dari Pemindahan Ibu Kota

Kompas.com - 24/09/2019, 15:48 WIB
Foto aerial Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto yang merupakan hutan konservasi di kawasan ibu kota negara baru, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayFoto aerial Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto yang merupakan hutan konservasi di kawasan ibu kota negara baru, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara pengganti Jakarta.

Keputusan yang diumumkan pada Senin (26/8/2019) tersebut tentu saja disambut beragam sikap, pendapat, sekaligus eforia tinggi.

Namun demikian, di balik gegap gempita pemberitaan mengenai relokasi ibu kota negara, ada yang bersikap khawatir karena melihat potensi kerusakan lingkungan, tak sedikit pula yang bersikap optimistis karena mendapat keuntungan.

Cushman and Wakefield Indonesia melihat pemindahan ibu kota akan berdampak pada proses pembangunan masif serta aktifitas perekonomian baru bagi Kalimantan Timur.

"Hal ini sekaligus mendorong pula peningkatan kebutuhan lahan dan properti di area tersebut," kata Associate Director Strategic Consulting Cushman and Wakefield Indonesia Nurdin Setyawan, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, pekan lalu.

Baca juga: Sayembara Desain Ibu Kota Baru Segera Digelar

Menurut dia, kota-kota besar terdekat dari ibu kota baru khususnya Balikpapan dan Samarinda tentunya akan menikmati keuntungan dari arus pengembangan properti komersial yang tak lama lagi bakal terjadi.

Penerima manfaat terbesar tentunya adalah para pemilik tanah (land lord) lokal dengan luasan besar yang belum terbangun.

Mereka, akan mendapatkan kenaikan nilai tanah (capital gain) hanya dengan usaha yang sangat minimal.

Mereka mempunyai pilihan untuk mendapatkan keuntungan secara cepat, karena banyak para spekulan yang berlomba-lomba mencari lokasi dan posisi lahan yang terbaik.

Para pengembang properti juga akan mendapatkan manfaat dari pemindahan ibu kota ini. Besarnya skala pembangunan yang dibutuhkan, memberikan kesempatan yang besar untuk para pengembang, baik pengembang lokal, nasional maupun asing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Apartemen
[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

Berita
Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Berita
Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Berita
Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Berita
Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Arsitektur
Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Kawasan Terpadu
Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Ritel
Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Berita
Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Perumahan
Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Berita
Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Berita
Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Berita
Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Berita
'Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group'

"Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group"

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X