Tak Perlu Takut Bersaing dengan Perencana Asing

Kompas.com - 13/09/2019, 10:56 WIB
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto di Kutai Kertanegara merupakan salah satu hutan di wilayah ibu kota baru. dok BBC IndonesiaTaman Hutan Raya Bukit Soeharto di Kutai Kertanegara merupakan salah satu hutan di wilayah ibu kota baru.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana membuka kesempatan kepada para perencana asing untuk ikut ambil bagian dalam sayembara desain ibu kota baru

Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Bernardus Djonoputro mengaku, tak khawatir dengan rencana pemerintah melibatkan perencana asing. 

"Saya kira tidak perlu takut merasa tersaingi. Saya sendiri juga merencana di luar negeri," kata Bernie kepada Kompas.com, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Sayembara Desain Ibu Kota Baru Segera Digelar

Perencanaan sebuah tata kota, menurut dia, harus dipahami secara global. Sebab, meski sebuah kota berada di dalam suatu negara, namun keberadaannya terikat dengan kota-kota lain di belahan dunia lain. 

"Di sini kita bicara fungsi kota tak hanya di pulaunya tapi seluruh dunia. Bagaimana Jakarta menjadi bagian ekonomi Asia Tenggara, bagaimana Balikpapan juga menjadi bagian dari ekonomi dunia," tutur Bernie.

Oleh karena itu, imbuh Bernie, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak untuk mendapatkan sebuah rancangan yang komprehensif serta berkelanjutan. 

Rancangan itu juga tidak boleh menegasikan keberadaan nilai-nilai lokal, pada saat yang sama konsep modernitas dimasukkan dalam rancangan. 

Baca juga: Juri Asing Bakal Nilai Sayembara Desain Ibu Kota

"Desainnya itu sangat memerlukan kearifan lokal dan desain lokal. Tapi pada saat bersamaan kota itu it's a global things. Sehingga perlu melibatkan berbagai expertise dalam maupun luar negeri itu wajar ya. Karena locus-nya sendiri barang global," pungkas dia.

VIDEO: Menjajal Tol Balikpapan-Samarinda, Pertama di Provinsi Ibu Kota




Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X