JJC Pastikan Konstruksi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tuntas September

Kompas.com - 10/09/2019, 16:00 WIB
Steel Box Girder (SBG) ke 2.573 berhasil diangkat oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC), Selasa (10/9/2019) dini hari. Ini merupakan SBG terakhir dari dasar konstruksi Jasal Layang Tol Jakarta-Cikampek (Elevated). Dokumentasi Jasa MargaSteel Box Girder (SBG) ke 2.573 berhasil diangkat oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JCC), Selasa (10/9/2019) dini hari. Ini merupakan SBG terakhir dari dasar konstruksi Jasal Layang Tol Jakarta-Cikampek (Elevated).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) telah menuntaskan pekerjaan pekerjaan mayoritas proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), yakni pengangkatan steel box girder (SBG) ke 2.573 di KM 17 Bekasi Timur, Selasa (10/9/2019) dini hari.

SBG ini merupakan dasar konstruksi dari jalan tol layang yang dirancang sepanjang 36,40 kilometer ini. Adapun jumlah SBG untuk proyek ini sekitar 2.500 unit dengan dimensi yang berbeda-beda.

Direktur Utama JCC selaku pengelola Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) Djoko Dwijono mengatakan, dengan selesainya pengangkatan SBG terakhir, sekaligus menandakan penyelesaian konstruksi yang masih sesuai target, yakni akhir September 2019.

Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi Penuh 2020

“Proses pengangkatan seluruh SBG untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated selesai dalam 22 bulan dari total pekerjaan proyek yang saat ini telah berjalan sepanjang 30 bulan," kata Djoko dalam keterangan tertulis.

Djoko menambahkan, dengan selesainya pengangkatan SBG terakhir ini maka mayoritas pekerjaan akan fokus pada bagian atas (badan jalan) proyek seperti pengecoran slab.

“Pastinya masih ada proses pekerjaan yang harus dilakukan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek seperti antrean truk mixer ketika pengecoran slab dilaksanakan, ataupun saat loading material," terang Djoko.

Menurut dia, pekerjaan-pekerjaan minor ini dapat dilakukan per bagian, sehingga potensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan saat window time proyek berlangsung dapat diminimalisasi.

Targetnya, akhir September seluruh pekerjaan konstruksi rampung. Dengana begitu, JJC dapat melanjutkan proses lainnya seperti uji beban, uji layak fungsi dan uji layak operasi.

Berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) membentang dari Ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 s.d. Sta 47+500).

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) merupakan jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung.

Jalan tol ini juga diharapkan dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X