5 Faktor yang Menentukan Harga Tanah

Kompas.com - 07/09/2019, 08:00 WIB
Dikuasai pengembang ShutterstockDikuasai pengembang

Daerah yang tanahnya dikuasai oleh pengembang-pengembang raksasa punya kecenderungan untuk langsung naik dua sampai tiga kali lipat dari sebelumnya.

Objektif pengembang yang mencari untung menyebabkan mereka menjual tanah dengan harga lebih tinggi dari harga belinya.

Namun, setelah area tersebut dibangun, dikelola, dan dipromosikan oleh pengembang, permintaan dari konsumen yang ingin tinggal di daerah perumahan tersebut otomatis meningkat dan semakin menaikkan harga tanah di area tersebut.

3. Objek di Atas Tanah

Objek di atas tanahShutterstock Objek di atas tanah
Objek-objek yang dimaksud bisa jadi adalah bangunan semi-permanen yang sudah dibangun sebelumnya, sumur, atau benda-benda lain seperti tanaman ekonomis dan produktif.

Tanaman ekonomis dan produktif adalah tanaman-tanaman yang apabila dijual bisa menghasilkan pendapatan.

Dalam situasi ketika tanah dijual dan ada objek-objek ini di atasnya, harga tanah bisa lebih mahal dibandingkan tanah kosong karena penambahan nilai dari benda-benda yang apabila dijual atau dibudidayakan bisa menghasilkan pendapatan.

4. Bebas Bencana Alam

Bebas bencana alamShutterstock Bebas bencana alam
Faktor alam juga menjadi satu hal yang menentukan harga tanah.

Di kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, bebas banjir menjadi materi promosi yang dilakukan penjual tanah dan rumah untuk melegitimasi harga tanah yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain yang masih diintai risiko banjir saat musim hujan.

Halaman:


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X