Lahan Calon Ibu Kota akan Dijual, Apersi: Harus Jelas Peruntukannya

Kompas.com - 04/09/2019, 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berharap dapat menjual 30.000 hektar lahan calon ibu kota negara di Kalimantan Timur kepada masyarakat. Hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk mendukung dana pembangunan ibu kota baru

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdullah mengatakan, pemerintah perlu menentukan terlebih dahulu peruntukkan lahan tersebut.

Menurut dia, bila nantinya digunakan sebagai kawasan hunian, tentunya hal itu cukup baik untuk mendukung masyarakat yang kelak akan migrasi ke sana. 

Baca juga: Jual Tanah ke Rakyat demi Bangun Ibu Kota Baru

"Kalau untuk support, memfasilitasi berdirinya rumah susun, itu bagus. Artinya pemindahan ibu kota juga sekaligus memindahkan infrastruktur lainnya," kata Junaidi kepada Kompas.com, Rabu (4/9/2019).

Apersi, sebut dia, tertarik untuk membeli lahan yang hendak ditawarkan. Asalkan, harganya tidak terlalu mahal. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pemerintah dapat menjual lahan tersebut dengan harga Rp 2 juta per meter persegi.

Menurut Junaidi, harga tersebut masih cukup mahal bila lahan yang dijual diperuntukkan bagi pembangunan rumah kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Tapi, kalau itu untuk rumah susun, saya rasa itu masih bisa," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai Konstruksi Perumahan Diprediksi Rp 54 Triliun pada 2023, Terbanyak Rumah Tapak

Nilai Konstruksi Perumahan Diprediksi Rp 54 Triliun pada 2023, Terbanyak Rumah Tapak

Hunian
[POPULER PROPERTI] Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi 'Scenic Tollroad'

[POPULER PROPERTI] Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi "Scenic Tollroad"

Berita
4 Seksi Tol Kuala Tanjung-Parapat Beroperasi, LHR Ditargetkan Capai 18.000 Kendaraan

4 Seksi Tol Kuala Tanjung-Parapat Beroperasi, LHR Ditargetkan Capai 18.000 Kendaraan

Berita
4 KEK Buka Peluang Jadi Tempat Pendirian Kampus Cabang Asal Inggris

4 KEK Buka Peluang Jadi Tempat Pendirian Kampus Cabang Asal Inggris

Kawasan Terpadu
Akhir Pekan Habiskan Waktu di Museum Transportasi TMII, Ada Apa Saja?

Akhir Pekan Habiskan Waktu di Museum Transportasi TMII, Ada Apa Saja?

Fasilitas
Jasa Marga Dominasi Penghargaan Jalan Tol Terbaik di Indonesia

Jasa Marga Dominasi Penghargaan Jalan Tol Terbaik di Indonesia

Berita
Catat, Ini Titik Rest Area Sementara Tol Pertama di Bumi Serambi Mekkah

Catat, Ini Titik Rest Area Sementara Tol Pertama di Bumi Serambi Mekkah

Berita
Sektor Properti Bangkit Tahun 2023, Ditopang Penjualan Rumah Tapak

Sektor Properti Bangkit Tahun 2023, Ditopang Penjualan Rumah Tapak

Berita
Pemerintah Diminta Adil Beri Subsidi Kendaraan Listrik dan Angkutan Umum

Pemerintah Diminta Adil Beri Subsidi Kendaraan Listrik dan Angkutan Umum

Berita
Banjir Aceh Tamiang Bikin Penyelesaian Seksi Terakhir Tol Sibanceh Terhambat

Banjir Aceh Tamiang Bikin Penyelesaian Seksi Terakhir Tol Sibanceh Terhambat

Berita
Sudah Siapkah Indonesia Beralih ke Kendaraan Listrik?

Sudah Siapkah Indonesia Beralih ke Kendaraan Listrik?

Berita
Berpanorama Danau Toba, Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi 'Scenic Tollroad'

Berpanorama Danau Toba, Tol Kuala Tanjung-Parapat Bakal Jadi "Scenic Tollroad"

Berita
Rest Area Bakal Dibangun Usai Penyelesaian Konstruksi Tol Sibanceh

Rest Area Bakal Dibangun Usai Penyelesaian Konstruksi Tol Sibanceh

Berita
Hingga September 2022, Modernland Raup Pendapatan Rp 614,55 Miliar

Hingga September 2022, Modernland Raup Pendapatan Rp 614,55 Miliar

Berita
Kabar Terbaru Pembangunan Tiga Pelintasan Satwa Liar di Tol Sibanceh

Kabar Terbaru Pembangunan Tiga Pelintasan Satwa Liar di Tol Sibanceh

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.