Sekjen Kementerian ATR: Bank Tanah Miliki Fungsi Intermediasi

Kompas.com - 03/09/2019, 19:18 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEASekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Himawan Arief Sugoto menjelaskan, bank tanah yang akan dibentuk berdasarkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan, memiliki fungsi intermediasi. 

Fungsi tersebut dinilai cukup efektif untuk menyalurkan kembali lahan-lahan yang tidak digunakan untuk kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, sehingga memiliki nilai guna yang lebih besar.

"Jadi misalnya, hak habis, tanah telantar, atau kelebihan hak tanah, itu mau ditampung di mana? Tentu bank tanah akan melakukan konsolidasi, re-adjusment, mengefisiensikan tanah-tanah, menggabung kawasan yang siap bangun, sehingga jadi lebih produktif," kata Himawan di Yogyakarta, Senin (2/9/2019).

Baca juga: RUU Pertanahan Diklaim Pangkas Tumpang Tindih Pengelolaan

Salah satu contoh nyata pemanfaatan bank tanah yaitu dalam konteks pembangunan infrastruktur prioritas.

Selama ini salah satu kendala dalam penyelesaian proyek infrastruktur adalah pengadaan lahan. 

Dengan begitu, lahan yang telah dikumpulkan bank tanah dapat diredistribusi kembali ke kementerian/lembaga yang memang membutuhkan untuk pembangunan infrastruktur, tanpa adanya pungutan biaya tambahan.

"Misalnya untuk perumahan rakyat harus diminimalkan cost of land, sehingga semakin murah harga rumah. Kalau redistribusi harus seperti konsep transmigrasi. Jangan sampai lembaga tanah ini berbenturan dengan reforma agraria," tuntas Himawan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X