2020, Kuota KPR FLPP Naik Jadi 110 Ribu Unit

Kompas.com - 29/08/2019, 12:42 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Alokasi hunian subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP) pada 2020 diusulkan naik. Bila tahun ini, alokasi FLPP hanya 68.868 unit, tahun depan diusulkan naik menjadi 110.000 unit.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menilai, alokasi tersebut jumlah cukup besar.

"Kalau banyak-banyak (tapi) enggak habis gimana," kata Khalawi di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar, ia menyatakan, Bank BTN akan mendapatkan alokasi terbesar dibandingkan perbankan lainnya.

"BTN 95 persen, karena mereka memang spesialisasi di situ," ujarnya.

Untuk diketahui, tahun ini BTN mendapat alokasi kuota FLPP sebanyak 28.744 unit. Sehingga, pada pertengahan tahun ini kuota sudah hampir habis dan perseroan tak bisa menyalurkan KPR subsidi dengan skema itu.

Pemerintah sendiri telah merealokasi kuota FLPP dari 18 bank penyalur yang kurang menunjukkan performa. Tak kurang dari 5.000 unit kuota FLPP dialihkan ke BTN. Namun diperkirakan pada akhir Agustus 2019, kuota realokasi itu akan habis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X