Basuki: Butuh 50 Tahun Bereskan Perumahan Rakyat

Kompas.com - 26/08/2019, 11:54 WIB
Sarasehan dan peluncuran buku Sejarah Perumahan dan Kamus Istilah Perumahan di Kementerian PUPR, Senin (26/8/2019). Kompas.com / Dani PrabowoSarasehan dan peluncuran buku Sejarah Perumahan dan Kamus Istilah Perumahan di Kementerian PUPR, Senin (26/8/2019).
Penulis Dani Prabowo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan perkara mudah membangun dan menyediakan rumah rakyat yang layak huni, dengan harga terjangkau.

Karena itu, diperlukan banyak dukungan dari berbagai stakeholder untuk menyelesaikan backlog perumahan yang masih berkutat pada angka 7,6 juta unit.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan hal tersebut saat kegiatan sarasehan dan peluncuran buku Sejarah Perumahan dan Kamus Istilah Perumahan di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (26/8/2019).

"Kami akan menyediakan rumah dengan baik. Walaupun Wakil Presiden pertama kita, menyatakan, penyediaan rumah tidak akan mungkin selesai dalam 50 tahun. Jadi penyediaan perumahan tidaklah gampang," kata Basuki.

Dalam diskusi tersebut hadir sejumlah mantan Menteri Perumahan, seperti Soeharso Monoarfa, Erna Witoelar hingga Siswono Yudo Husodo. Selain itu, hadir pula Ketua Umum Real Estat Indonesia Soelaeman Soemawinata.

"Jadi kami ingin mendengarkan rekomendasi dari para senior, para guru. Kami sangat mengharapkan betul, sehingga mempelajari sejarah bukan untuk nostalgia tapi untuk evaluasi apa yang telah kita lakukan hari ini," sambung Basuki.

Ketua Panitia Penyelenggaraan Peringatan Hapernas 2019, Dadang Rukmana menuturkan, peluncuran kedua buku tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Perumahan Nasional 2019.

"Kami berharap, buku ini bisa menjadi bahan referensi dalam penyediaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

Buku Sejarah Perumahan menampilkan perkembangan kebijakan perumahan nasional, yaitu pra kemerdekaan, yang masih terbatas pada penyediaan perumahan untuk pegawai negeri, rumah sewa, dan perbaikan lingkungan; dan awal kemerdekaan, serta struktur organisasi yang dikembangkan dari masa penjajahan Jepang dan Belanda.

Sementara, Buku Kamus Istilah Perumahan menampilkan kata maupun frasa spesifik mengenai istilah yang sering digunakan dalam sektor perumahan di Indonesia.

Masyarakat awam yang ingin memahami istilah-istilah tertentu dapat mencarinya secara instan melalui buku kamus ini.

Diharapkan, masyarakat yang sebelumnya sulit memahami istilah-istilah spesifik mengenai sektor perumahan bisa langsung mendapatkan gambaran dan pemahaman yang benar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X