Desain Tol Semarang-Demak Masih Proses Review

Kompas.com - 25/08/2019, 17:00 WIB
Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PP (Persero) Tbk, M Aprindy  menerima surat penetapan pemenang lelang pengusahaan Tol Semarang-Demak dari Kementerian PUPR yang diserahkan Kepala BPJT Danang Parikesit, Jumat (19/7/2019). KOMPAS.com / DANI PRABOWODirektur Perencanaan dan Pengembangan PT PP (Persero) Tbk, M Aprindy menerima surat penetapan pemenang lelang pengusahaan Tol Semarang-Demak dari Kementerian PUPR yang diserahkan Kepala BPJT Danang Parikesit, Jumat (19/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Lukman Hidayat menyatakan, hingga kini desain Tol Semarang-Demak masih dalam proses review. 

Hal itu dilakukan untuk menghindari kesalahan serta meminimalisasi perubahan kembali ketika proyek digarap.

"Ini jangan sampai kita sudah jalan nanti di-review lagi," kata Lukman di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Adapun proses evaluasi desain ditargetkan selesai pada Oktober 2019. Dengan begitu, proyek ini dapat segera dilaksanakan pada tahun ini.  

Baca juga: PP Berencana Melego Dua Konsesi Jalan Tol

"Insya Allah tahun ini mulainya. Karena pembebasan tanah oleh pemerintah kan, karena ini Proyek Strategis Nasional (PSN)," ucap Lukman.

Sesuai dengan Perpres Nomor 56 Tahun 2018, Tol Semarang-Demak merupakan satu dari 14 ruas tol dalam PSN.

PP berkongsi dengan PT Misi Mulia Metrical dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk membentuk PT Pembangunan Perumahan Semaran Demak, badan usaha jalan tol yang memegang konsesi jalan tol ini. 

Proyek sepanjang 27 kilometer ini juga direncanakan bakal berfungsi sebagai tanggul laut di pantai utara Kota Semarang, mulai dari Kaligawe hingga Kali Sayung, Demak.

Dengan demikian, diharapakan keberadaan tol senilai Rp 5,6 triliun ini dapat menanggulangi banjir dan rob Kota Semarang sekaligus mengurangi kemacetan.



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X