Kompas.com - 12/08/2019, 13:43 WIB

KOMPAS.com - Kota Amsterdam di Belanda dikenal juga sebagai kota jembatan. Beberapa jembatan yang dibangun pun cukup eksperimental.

Namun, Sensible City Lab MIT dan Amsterdam Institute for Advanced Metropolitan Solutions, menawarkan konsep roundAround. Jangan bayangkan sebuah jembatan pada konsep ini. 

Dilansir dari Curbed, roundAround merupakan sebuah rangkaian kapal otonom yang dapat mengantarkan orang melintasi perairan.

Namun, bila Anda membayangkan hal tersebut layaknya sebuah kapal feri penyeberangan, maka hentikanlah. 

Head of Sensible City Lab Carlo Ratti menjelaskan, jembatan ini akan menggunakan roboat listrik pintar yang dapat menavigasi saluran air Amsterdam sendiri ketika mereka beroperasi dan mengangkut ratusan penumpang setiap jam.

Baca juga: Menghibur, Atraksi Pencahayaan Sekelas Amsterdam Arena di Balikpapan

"Unit roboat roundAround akan merespon dan belajar secara mandiri dari dinamika jalur air Amsterdam ini," kata Ratti. 

"Ketka mereka beroperasi, sistem akan semakin cerdas dan dilengkapi dengan baik untuk diterapkan di bagian lain kota dan kota lain di seluruh dunia," imbuh dia.

Kelak, kapal-kapal akan melintasi jalur air antara Marineterrein dan pusat kota Amsterdam dengan gerakan memutar, mengambil dan menurunkan penumpang di dua dermaga di kedua sisi sungai.

Roboats juga akan dilengkapi denga kamera dan sensor lidar dan memastikan perahu yang berlayar sendiri tidak saling bertabrakan. Selain itu, perahu juga akan memiliki kemampuan untuk bergerak dalam delapan arah.

Lantas, mengapa bukan jembatan? Ratti mengungkapkan, ini adalah tantangan bagi para insinyur perkotaan untuk menghadirkan sebuah jembatan berbeda. Sebab, jalur yang akan dilalui merupakan rute kapal bertiang berukuran besar. 

Jembatan yang harus dibangun pun harus memiliki ukuran tinggi. Sementara, untuk menghasilkan jembatan tersebut membutuhkan waktu lama untuk dibangun dan anggaran mahal. 

Untuk saat ini, perahu yang akan diciptakan baru sebatas konsep untuk pengangkut manusia. Namun, Ratti tak menutup kemungkinan, suatu saat fungsinya akan bertambah menjadi pengirim paket, pengambil sampah hingga memberikan bantuan kapal tunda ke kapal lain. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber curbed


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.