Crown Group Berminat Ikut Membangun Ibu Kota Baru

Kompas.com - 11/08/2019, 07:00 WIB
Director Sales & Marketing Asia Guy Major dan Waterfall by Crown Group Global Icon Paula Verhoeven di belakang maket proyek Waterfall by Crown Group. Gambar diambil di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (19/5/2017). Arimbi RamadhianiDirector Sales & Marketing Asia Guy Major dan Waterfall by Crown Group Global Icon Paula Verhoeven di belakang maket proyek Waterfall by Crown Group. Gambar diambil di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Dalam catatan Kompas.com, Crown Group yang dipimpin Iwan bersama Paul Sathio merupakan salah  satu pengembang berpengaruh di Sydney, Australia. 

Baca juga: Hotel Mewah Milik Orang Indonesia Diresmikan Menpar Australia

Perusahaan yang lahir pada 1996 ini, memiliki sejumlah portofolio dan pipa pengembangan proyek-proyek properti senilai 5 miliar dollar AS atau ekuivalen Rp 70,9 triliun yang tersebar di lima kota dan tiga benua.

Termasuk Arc by Crown yang 56 lengkungan putihnya benar-benar mengubah cakrawala Sydney, dan V by Crown di Parramatta.

Kini, Crown Group tengah mengembangkan tujuh proyek besar di Australia, Indonesia dan Amerika Serikat.

Di Sydney, mereka membangun Infinity by Crown di Green Square, Waterfall by Crown di Waterloo, dan Mastery by Crown senilai 500 juta dollar AS (Rp 7 triliun) yang dikerjasamakan dengan Mitsubishi.

Kemudian Eastlakes Live by Crown yang merupakan proyek terbaru dan berlokasi di kawasan sub urban timur.

Dua proyek

Sementara di Indonesia, Crown Group tengah merintis pengembangan water front city di Ancol, Jakarta Utara,

Dalam merealisasikan megaproyek dengan estimasi gross development value (GDP) Rp 7 triliun tersebut, Crown Group menggandeng BUMD DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Keduanya berkongsi mengembangkan proyek jumbo berkonsep mixed use development. Ada pun nota kesepahaman antara keduanya ditandatangani pada 27 April 2018.

Proyek ini mencakup apartemen 3.000 unit, perkantoran, hotel, dan pusat belanja, serta commercial space untuk para penghuni.

"Perkembangannya kini masih dalam tahap perizinan. Agak mundur karena beberapa desain tidak membuat saya happy. Ada sejumlah perubahan di sana-sini. Secara umum, kami akan memulainya akhir 2020," tutur Iwan.

Di proyek Ancol ini, Iwan berencana mengajak mitra bisnisnya di proyek Mastery by Crown, Mitsubishi Corporation.

Selain Ancol, proyek lainnya yang juga akan digarap pada 2022 atau tepat setahun setelah beroperasinya Light Rail Transit (LRT) Jabodebek adalah hunian 10 hektar di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. 

"Kami juga mengajak Mitsubishi. Dan mereka telah menyatakan ketertarikannya," tuntas Iwan.

 

 

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X