Jangan Salah Langkah! Pahami 5 Kesalahan Saat Investasi Rumah

Kompas.com - 03/08/2019, 09:00 WIB
Waktu yang salah ShutterstockWaktu yang salah

Namun apabila lokasi tanah tersebut kurang strategis atau wilayah sekitarnya tidak potensial untuk berkembang, rumah yang dibangun tetap akan sulit terjual. Bahkan kemungkinan besar nilai investasinya juga akan ikut menurun.

3. Membeli pada Waktu yang Salah

Momentum pembelian juga menentukan nilai investasi rumah Anda pada masa mendatang. Maka dari itu, usahakan untuk tak membeli properti saat harganya sedang tinggi dan menjualnya kembali pada saat harga pasarnya sedang turun.

Sekali pun Anda menjual rumah pada saat harga pasar di fase normal, harga rumah yang tinggi tetap akan sulit bersaing dengan properti lainnya.

Setiap peluang dalam berinvestasi properti harus dimanfaatkan dengan baik. Waktu yang tepat untuk membeli rumah adalah saat harga pasar sedang turun dan menjualnya kembali saat permintaan sedang tinggi-tingginya.

4. Mengabaikan Kualitas Bangunan

Ilustrasi pembangunan rumahwww.shutterstock.com Ilustrasi pembangunan rumah
Apapun tujuan investasi properti Anda, baik itu sebagai investor yang tidak akan menempati rumah ataupun sebagai calon penghuni rumah, jangan sampai menomorduakan kualitas bangunan.

Begitu pun bagi Anda yang ingin membeli rumah dari pengembang atau membangunnya sendiri.

Material bangunan yang murah biasanya tak memiliki ketahanan yang kuat, sehingga Anda perlu mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan.

Tentunya ini menghambat Anda memperoleh keuntungan investasi yang maksimal. Membeli properti yang sudah siap huni, seperti dilengkapi dengan desain apartemen yang lengkap, justru dapat lebih menguntungkan.

Anda tak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk pengisian interior properti.

5. Kegagalan Pembayaran

IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi
Keberanian untuk mengambil risiko tinggi memang sangat dibutuhkan kala berinvestasi, namun jangan sampai melewati batas kemampuan ekonomi Anda.

Ketahui betul kondisi finansial Anda sebelum memutuskan untuk membeli real estate yang harganya tinggi.

Kegagalan pembayaran seperti tak mampu membayar cicilan di tengah-tengah masa pembayaran sehingga properti harus dijual kembali justru malah merugikan Anda.

Selain itu, berhati-hati juga dengan penipuan berkedok investasi. Pastikan Anda menggunakan layanan sistem kredit baik online maupun offline yang terlegitimasi secara sah dengan memperoleh izin beroperasi dari otoritas jasa keuangan (OJK).

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X