Makin Agresif, Mitsubishi Anggarkan Rp 1,5 Triliun Bangun Properti

Kompas.com - 01/08/2019, 11:00 WIB
- -

JAKARTA, KOMPAS.com — Raksasa manufaktur Jepang, Mitsubishi Corporation, makin agresif menggarap pasar properti di Indonesia, terutama kawasan Jadebotabek.

Melalui PT Diamond Development Indonesia, anak usaha Mitsubishi Corporation Indonesia baru saja menandatangani kerja sama berskema joint venture dengan PT Sirius Surya Sentosa.

Keduanya mengembangkan properti multifungsi bertajuk Vasanta Innopark senilai 700 juta dollar AS atau setara Rp 9,8 triliun di MM2100, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, seluas 11 hektar.

Dalam joint venture ini, Mitsubishi mengambil porsi 49 persen, sementara Sirius Surya Sentosa 51 persen.

Marketing Director Mitsubishi Corporation Indonesia Kenji Shimazaki menuturkan, pembangunan infrastruktur yang masif menjadikan pasar properti di Jadebotabek sangat menarik dan menawarkan peluang yang menjanjikan.

Baca juga: Mitsubishi dan Sirius Surya Garap Proyek 700 Juta Dollar AS di Bekasi

"Setelah beberapa proyek di BSD City dan Lippo Cikarang, kami tertarik bekerja sama dengan Sirius Surya Sentosa mengembangkan apartemen untuk kelas menengah ke bawah yang ceruk pasarnya demikian besar," urai Kenji menjawab Kompas.com, Rabu (31/7/2019).

Menurut Kenji, Vasanta Innopark adalah proyek kedua Mitsubishi di koridor timur dan keempat untuk keseluruhan di Jadebotabek. 

 

Untuk tahun ini, Mitsubishi mengalokasikan dana Rp 1,5 triliun, termasuk membiayai pembangunan Vasanta Innopark.

Sebelumnya, dalam perbincangan dengan Presiden Direktur PT Mitsubishi Corporation Indonesia Takeshi Ito pada Rabu (1/7/2018), perusahaan memang akan melihat peluang-peluang besar melalui pembangunan hunian di Jadebotabek.

Baca juga: Mitsubishi Garap Pasar Rumah Premium di BSD City

"Secara umum pasar Indonesia sangat potensial, terutama di kawasan Jadebotabek yang didiami 35 juta orang. Sama padatnya dengan metropolitan Tokyo sebanyak 45 juta orang," kata Takeshi.

GM ASEAN Real Estate Development Department Mitsubishi Corporation Hidetoshi Suzuki ketiga dari kanan ditemani Vice Presiden PT BSD Diamond Development Denny Ponomban, keempat dari kanan, menyaksikan maket The Zora, di BSD City, Selasa (28/11/2017).Hilda B Alexander GM ASEAN Real Estate Development Department Mitsubishi Corporation Hidetoshi Suzuki ketiga dari kanan ditemani Vice Presiden PT BSD Diamond Development Denny Ponomban, keempat dari kanan, menyaksikan maket The Zora, di BSD City, Selasa (28/11/2017).
Jumlah populasi yang padat ini tentu saja dipandang sebagai kesempatan besar bagi Mitsubishi untuk memenuhi kebutuhan hunian.

Sebab, tak bisa dimungkiri masyarakat Jadebotabek masih membutuhkan hunian yang representatif, dengan harga kompetitif, terutama untuk kelas menengah sebagai akselerator pasar properti Indonesia.

Adapun proyek lain yang telah dan tengah digarap adalah Branz BSD City. Di proyek senilai 300 juta dollar AS ini, mereka berkolaborasi dengan PT Tokyu Land Indonesia.

Baca juga: Canggih, Kunci Apartemen Lippo-Mitsubishi Dibuka Pakai Retina Mata

Sebelumnya, Mitsubishi menjalin aliansi dengan Sinar Mas Land untuk pengembangan proyek hunian tapak The Zora.

Guna merealisasikan kawasan hunian ini, Mitsubishi dan Sinarmas Land membentuk usaha bersama PT BSD Diamond Development.

Keduanya berbagi modal 260 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 3,5 triliun dengan komposisi masing-masing 60 persen dan 40 persen.

Kemudian, mereka juga bekerja sama dengan Lippo Group membangun apartemen Glendale Park di Orange County dengan porsi kepemilikan 50:50.

"Kami optimistis pasar properti Indonesia akan bangkit tahun depan. Karena itu, kami berani menginvestasikan dana lebih besar di Indonesia ketimbang tiga negara Asia Tenggara lain, seperti Filipina, Myanmar, dan Thailand," kata Takeshi.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X