Siapkan Investasi Rp1,3 Triliun, Kairos Bangun Hotel di Bali Utara

Kompas.com - 26/07/2019, 18:24 WIB
Suasana Pantai Lovina di Kabupaten Buleleng, Bali. Tempat wisata di kawasan Bali utara ini lebih banyak dikunjungi wisatawan asing daripada wisatawan domestik. KOMPAS/IWAN SETIYAWANSuasana Pantai Lovina di Kabupaten Buleleng, Bali. Tempat wisata di kawasan Bali utara ini lebih banyak dikunjungi wisatawan asing daripada wisatawan domestik.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah mengakusisi lahan sebanyak 10 lokasi dengan total lahan 18,5 hektare di kawasan Buleleng, Bali Utara, yang nilainya mencapai Rp750 miliar, PT Kairos Momentum Kapital segera membangun hotel di Bali.

Investasi untuk pembangunan hotel tersebut mencapai Rp1,3 triliun. Proyek hotel itu akan dikembangkan di lahan seluas 2,8 hektare.

"Kamarnya ada 630 unit. Untuk itu, kami juga akan gandeng operator dari Eropa," kata Donny Pur, Presiden Direktur PT Kairos Momentum Kapital, Jumat (26/7/2019).

Donny menambahkan, rencananya pembangunan hotel yang mendapat suntikan investasi dari India dan Rusia itu akan mulai dikerjakan di awal 2020 dengan target pembangunan selama 3 tahun.

Hotel yang terletak di daerah Pemuteran itu akan dibangun setinggi 4 lantai dengan kosep memanjang. Rencana pembangunan hotel ini juga berbarengan dengan rencana pembangunan Bandara Internasional di Bali Utara.

"Karena alasan itulah kami pilih Bali Utara untuk proyek pertama ini," ujar Donny.

Made Hariyantha, Presiden Komisaris PT Kairos Momentum Kapital, pada kesempatan sama mengatakan bahwa dengan rencana dibangunnya Bandara Internasional di Bali Utara kawasan itu akan menjadi salah satu kawasan sentral pariwisata baru di Bali.

"Presiden Jokowi belum lama ini mengatakan bahwa izin bandara intersional Bali Utara akan segera keluar. Dengan infrastrukur baru ini, animo wisatawan yang datang akan naik dan itu akan menjadi peluang besar," ucap Made.

Made melanjutkan, Kairos sendiri juga sudah membentuk PT Sarana Bali Infrastruktur yang akan fokus untuk ikut aktif dalam membangun proyek infrastruktur di Bali, khususnya di Bali Utara. Untuk tahap pertama Sarana Bali akan ikut berpartisipasi dalam pembangunan proyek Bandara Bali Utara.

"Kami sudah terima mandate letter dari pengembang dan dalam waktu dekat akan ditandatangani MoU dengan pihak pengembang Bandara Bali Utara," kata Made.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X