Seri Gedung Bersejarah: Gedung Arsip Nasional, Pernah Jadi Gereja dan Rumah Yatim Piatu

Kompas.com - 09/07/2019, 18:32 WIB
Gedung Arsip Nasional
ShutterstockGedung Arsip Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Gedung Arsip Nasional yang berada di Jalan Gajah Mada nomor 111, Jakarta Pusat, awalnya adalah tempat tinggal dan bukan bangunan yang khusus dijadikan tempat penyimpanan arsip.

Menurut pemberitaan Harian Kompas, 18 Mei 1972, awalnya gedung ini merupakan rumah tinggal yang dibangun oleh Reinier de Klerk, seorang pedagang yang kelak menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Ia mendirikan vila mewah di luar tembok Kota Batavia pada 1760.

Awalnya, bangunan ini difungsikan sebagai rumah tinggal hingga Reiner meninggal dunia pada 1780 dan disusul istrinya, lima tahun kemudian.

Setelah itu, gedung ini berpindah tangan melalui proses lelang. Johannes Siberg, yang merupakan menantu Gubernur Jenderal pengganti Reiner kemudian membeli kediaman ini. Selama 30 tahun, rumah ini berada di bawah kendali Sieberg.

Setelah itu, hunian mewah tersebut berganti kepemilikan ke tangan Lambert Zeegers Veckens.

Lalu, dua tahun kemudian, Leendeft Miero membeli bangunan itu. Dari Miero, hunian ini lalu berpindah tangan ke menantunya, Cornelis Mayer.

Setelah itu, ia menjual rumah kepada College van Diakenen der Hervormde Gerneete atau Dewan Gereja. Di tangan Dewan Gereja inilah, rumah ini mengalami sejumlah perubahan.

Perubahan melingkupi penambahan ruangan dengan gaya Yunani pada bagian depan serta penambahan ruang anak-anak.

Jadi Gedung Arsip Nasional

Fungsi bangunan sebagai pusat arsip ternyata ada sejak masih di bawah kendali Hindia Belanda.

Di bawah arahan Dewan Gereja, rumah ini menjadi asrama bagi anak-anak yatim piatu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X