Berdasarkan data, progres konstruksi untuk Seksi 1 sudah mencapai 32,1 persen. Sementara, konstruksi untuk Seksi 2 Fase I dari Rancakalong-Ciherang sudah selesai tahun 2017 dan Fase II Ciherang-Sumedang sudah 69,14 persen.
"Seksi 3 yang dikerjakan BUJT progres fisiknya lebih dari 80 persen sehingga optimks 2019 akan selesai. Selanjutnya tinggal pembangunan seksi 4-6," kata Basuki.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit optimistis, pekerjaan konstruksi untuk tiga seksi pertama dapat selesai sepenuhnya pada tahun ini.
"Yang Seksi 3 ini kan sudah cukup bagus, jadi kita mau push dulu," ucapnya.
Tol Cisumdawu dirancang memiliki fungsi yang cukup vital dalam menunjang konektivitas masyarakat antara Jawa Barat bagian selatan menuju utara.
Sebab, tol ini akan menghubungkan dua tol lain yang telah beroperasi yaitu Tol Purbaleunyi dan Tol Cipali, di samping menjadi akses alternatif menuju Bandara internasional Kertajati.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.