Turun 23 Persen, Warga yang Masih BAB Sembarangan Tersisa 23,7 Juta

Kompas.com - 01/07/2019, 14:04 WIB
Data PBB menyebutkan, sebanyak 673 juta orang di dunia masih buang air besar sembaranngan StatistaData PBB menyebutkan, sebanyak 673 juta orang di dunia masih buang air besar sembaranngan

Selain Indonesia, banyak negara berkembang yang juga masih bergelut dengan kondisi sanitasi yang buruk, seperti India.

Baca juga: Indonesia Masuk 3 Negara Dunia yang Warganya Masih BAB Sembarangan

Secara umum PBB mencatat terdapat sekitar 2,2 miliar orang di seluruh dunia tidak memiliki akses ke air minum bersih, lalu sekitar 4,2 miliar tidak memiliki layanan sanitas yang aman, serta 3 miliar orang tidak memiliki fasilitas cuci tangan dasar.

Laporan tersebut juga menyoroti kondisi masyarakat yang masih BAB secara terbuka serta kemajuan negara-negara yang mampu mengurangi persentasenya.

Sebanyak 91 negara berhasil mengurangi angka BAB sembarangan antara tahun 2000 hingga 2017.

Pada tahun 2000, PBB menyatakan sebanyak 1,3 miliar orang masih BAB sembarangan, namun pada 2017, angka ini berkurang hingga sebanyak 673 juta di seluruh dunia.

Aksi pemerintah

Untuk mengurangi permasalahan ini pemerintah melalui Kementerian PUPR mengusung gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak dengan sasaran kawasan permukiman kumuh.

Tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp 9,2 triliun anggaran untuk membangun infrastruktur kerakyatan.

Dari jumlah tersebut, Rp 960 miliar dialokasikan untuk pembangunan Pansimas bagi 5.323 desa dan Rp 320 miliar untuk pembangunan Sanimas di 809 lokasi.

Selain itu, terkait peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan perkotaan, Kementerian PUPR juga membuat program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM), salah satunya merupakan Program Kota Tanpa Kumuh ( Kotaku).

Program Kotaku merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah sehingga identifikasi lokasi diputuskan oleh pemerintah daerah (pemda) setempat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X