Operator Menjamur, Pasar "Co-working Space" Domestik Masih Menjanjikan

Kompas.com - 01/07/2019, 13:30 WIB
Suasana kerja di co-working space. angelrealestate.co.thSuasana kerja di co-working space.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati banyak operator bermunculan, namun pasar ruang kerja bersama atau co-working space dianggap masih menjanjikan. 

CEO CoHive Jason Lee mengatakan, dua tahun lalu atau tepatnya saat CoHive masuk ke Indonesia pada 2017, permintaan co-working space di Tanah Air baru mencapai dua persen dari total pasokan seluruh jenis ruang perkantoran yang ada.

"Hari ini pada 2019 sudah mencapai empat persen dari total pasar perkantoran," kata Jason menjawab Kompas.com, Rabu (20/6/2019) lalu.

"Kalau lihat di New York, permintaan itu sudah 10 persen, London 15 persen. Sehingga ini memiliki potensi yang besar di pasar," imbuhnya.

Menurut dia, kehadiran coworking space menjadi solusi bagi perusahaan rintisan dalam memenuhi kebutuhan ruang perkantoran. Saat ini, setidaknya terdapat 1.705 perusahaan rintisan yang beroperasi di Indonesia.

Baca juga: Kolega, Merajut Dinamika Kreativitas Indonesia

Jumlah tersebut menempatkan Indonesia berada di posisi empat besar setelah Amerika Serikat (28.794 startup), India (4.713 startup), dan Inggris (2.971 startup), berdasarkan riset Startup Ranking.

Dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki, menyewa ruang kerja yang lebih permanen dari penyedia jasa ruang perkantoran tentu dapat menjadi kendala bagi mereka.

Sementara, operator coworking space cenderung memberikan keleluasaan bagi anggota yang hendak menyewa ruang perkantoran.

"Harus ada edukasi intinya terhadap kehadiran coworking space. Apa benefitnya, efisiensi biaya, ruang yang ditawarkan," ucapnya.

Terus berkembang

Berdasarkan riset Savills Indonesia, total coworking space yang ada di Jakarta mencapai 120.000 meter persegi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X