Rumah Sederhana Bisa Dibangun dengan "Drone"

Kompas.com - 05/06/2019, 21:14 WIB
- NAARO/courtesy MuDD Architects-

KOMPAS.com - Firma arsitek asal Spanyol, MuDD membangun struktur bangunan ringan dengan menggunakan drone.

Metode ini tak hanya dapat digunakan untuk mmebangun tempat penampungan sementara di daerah bencana namun juga untuk bangunan besar di kota-kota modern.

MuDD memamerkan purwarupa desain ini pada gelaran Milan's Design Week pada bulan April lalu. Purwarupa pertama terbuat dari bambu yang dibungkus kain.

-NAARO/courtesy MuDD Architects -
Setelah itu, sebuah drone digunakan untuk menyemperot semen dengan menggunakan selang panjang.

"Bangunan dengan bahan-bahan lokal seperti bambu, tanah liat, pasir, dan sekam padi menawarkan faktor keberlanjutan yang tinggi," ujar principal MuDD, Stephanie Chaltiel.

Dia melanjutkan, namun metode ini membutuhkan banyak tenaga dan waktu sehingga akhirnya lebih mahal dibanding dengan bahan biasa.

Selain itu, untuk sebuah struktur sederhana membutuhkan waktu lima hari hanya untuk menyemperotkan semen ke seluruh permukaan bangunan.

-NAARO/courtesy MuDD Architects -
Meski demikian, salah satu manfaat menggunakan drone adalah memungkinkan semen digunakan pada bangunan tinggi serta pada fasad dengan bentuk bebas.

Selain itu, teknik drone ini masih membutuhkan beberapa orang untuk mengoperasikan dan menerbangkannya secara manual.

Teknik semprotan drone dikembangkan oleh perusahaan drone dan peneliti Euromair dan Catholic University of Louvain di Perancis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X