Hari Ketiga "One Way", Tol Trans-Jawa Bakal Dipenuhi Pemudik ASN

Kompas.com - 01/06/2019, 11:31 WIB
Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGFoto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.

KARAWANG, KOMPAS.com - Sabtu (1/6/2019), merupakan hari ketiga pemberlakuan sistem lalu lintas satu arah atau One Way dengan periode 08.00 WIB mulai dari KM 70 hingga KM 263 Jalan Tol Trans-Jawa.

Penormalan akan diberlakukan kembali pada pukul 19.00 WIB  sesuai dengan diskresi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas).

Seperti yang terjadi selama dua hari terakhir di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Diskresi rekayasa lalu lintas direkomendasikan oleh Kakorlantas.

"Kami menunggu penormalan kembali menjadi dua jalur A dan B dari Kakorlantas. Kami perkirakan lalu lintas akan terus meningkat seiring Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengambil jatah libur atau cuti," kata Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Firdaus Azis kepada Tim Merapah Trans-Jawa 4.0 Kompas.com.

Para pemudik yang berstatus ASN ini, menurut pengamatan Firdaus, akan melakukan perjalanan mudik mulai Sabtu malam nanti. 

"Hal ini kami perkirakan lebih banyak dibanding hari-hari sebelumnya," imbuh dia.

Secara umum, pada shift III Jumat, 31 Mei 2019 (mulai pukul 22.00-06.00 WIB) jumlah kendaraan yang melintas di GT Palimanan (keluar dan masuk arah Cirebon dan Jakarta) tercatat sebanyak 27.501 unit kendaraan.

Baca juga: Merapah Trans-Jawa 4, Panduan Lengkap Mudik 2019

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 9,97 persen dibanding shift yang sama pada Kamis, 30 Mei 2019, sebanyak 24.759 kendaraan.

Kendaraan yang melintas ke arah Jawa Tengah sebanyak 20.260 kendaraan (rata-rata 2.532 kdr/jam) atau mengalami penurunan 0,88 persen dari jam yang sama Kamis, 30 Mei 2019, yang sebanyak 20.440 kendaraan. 

Sementara kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 7.241 kendaraan atau naik sebesar 40,35 persen dari shift yang sama pada Kamis, 30 Mei 2019, sebanyak 4.319.

Kenaikan ini diperkirakan karena banyak para pengemudi yang menuju arah Jakarta memanfaatkan jam tersebut untuk bisa melewati GT Palimanan sebelum diberlakukan sistem One Way ke arah Jawa.

Secara kumulatif  total lalin kedua arah ada kenaikan sebesar 5,15 persen dari tahun sebelumnya, dari 333.789 kendaraan pada 2018 menjadi 350.982 di 2019.

Kompas Video KOMPAS.com - Tim Merapah Trans-Jawa 4 Kompas.com kembali melanjutkan perjalanan ke Probolinggo, Jawa Timur. Probolinggo merupakan satu di antara 3 kabupaten yang dilalui ruas tol Pasuruan-Probolinggo. Tol yang memiliki panjang 31,1 KM ini merupakan akses bagi pemudik lebaran yang ingin singgah ke sejumlah tempat wisata yaitu Ranu Agung dan Madakaripura. Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo berakhir di kilometer 841. Titik ini merupakan cikal bakal tol trans-jawa bagian terakhir yakin ruas Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 172,90 KM. Saksikan terus perjalanan Tim Merapah Trans-Jawa 4 di video selanjutnya #merapah #merapahtransjawa #merapahtransjawa4 #mudik #lebaran #arusmudik

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beli versus Ngontrak Rumah, Mana Lebih Menguntungkan?

Beli versus Ngontrak Rumah, Mana Lebih Menguntungkan?

Hunian
Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Wajib Memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Wajib Memiliki Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang

Berita
Tiga Bulan, Bumi Serpong Damai Cetak Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Tiga Bulan, Bumi Serpong Damai Cetak Marketing Sales Rp 2,5 Triliun

Berita
Pemerintah Jamin Kepastian Hukum Hak atas Tanah Masyarakat Adat Papua Barat

Pemerintah Jamin Kepastian Hukum Hak atas Tanah Masyarakat Adat Papua Barat

Berita
Video Viral Apartemen Menyerupai Piramida yang Bikin Susah Penghuninya

Video Viral Apartemen Menyerupai Piramida yang Bikin Susah Penghuninya

Apartemen
Warga Bisa Ekspor Langsung Melalui Terminal Multipurpose Labuan Bajo

Warga Bisa Ekspor Langsung Melalui Terminal Multipurpose Labuan Bajo

Kawasan Terpadu
444 Rumah Dibangun untuk Masyarakat Terdampak Proyek Bendungan Kuningan

444 Rumah Dibangun untuk Masyarakat Terdampak Proyek Bendungan Kuningan

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah

[POPULER PROPERTI] Plus Minus Gunakan Panel Surya di Rumah

Berita
Tahun Ini, Adhi Karya Bidik Kontrak Baru Senilai Rp 25 Triliun

Tahun Ini, Adhi Karya Bidik Kontrak Baru Senilai Rp 25 Triliun

Berita
Pemkab dan Pemkot di NTT Diminta Segera Validasi Data Kerusakan Rumah akibat Bencana

Pemkab dan Pemkot di NTT Diminta Segera Validasi Data Kerusakan Rumah akibat Bencana

Konstruksi
Trik Sederhana Bikin Rumah Sehat, Hijau, dan Hemat Energi

Trik Sederhana Bikin Rumah Sehat, Hijau, dan Hemat Energi

Tips
Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Daftar Lengkap Infrastruktur yang Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Kawasan Terpadu
Lippo Raup Marketing Sales Rp 1,31 Triliun, Didominasi Cendana Icon

Lippo Raup Marketing Sales Rp 1,31 Triliun, Didominasi Cendana Icon

Perumahan
Wajib Diketahui, Empat Peran Penting Penilai atau Appraisal Pertanahan

Wajib Diketahui, Empat Peran Penting Penilai atau Appraisal Pertanahan

Berita
Jual Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Waskita Raup Rp 824 Miliar

Jual Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Waskita Raup Rp 824 Miliar

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X