Perkembangan Proyek Konstruksi Bisa Dipantau dengan "Drone"

Kompas.com - 15/05/2019, 17:34 WIB
Ilustrasi drone yang dilengkapi kamera untuk merekam atau mengambil gambar.THINKSTOCK Ilustrasi drone yang dilengkapi kamera untuk merekam atau mengambil gambar.

BOGOR, KOMPAS.com - Terra Drone Indonesia melakukan demonstrasi survei pemetaan topografi menggunakan drone dengan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR).

Demonstrasi dilakukan pada Kamis (25/4/2019) di salah satu proyek yang digarap PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan cakupan seluas 20 hektar.

Penggunaan teknologi ini diklaim memudahkan kegatan survei pemetaan topografi khususnya di wilayah hutan atau kebun yang rimbun.

Selain itu, penerapan teknologi tersebut dapat memudahkan pemantauan proyek konstruksi yang sedang berjalan.

Hasil dari teknologi ini berupa peta hingga model tiga dimensi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan situasi dengan perencanaan awal konstruksi.

Baca juga: JD-Rakuten Berkongsi Gunakan Drone untuk Pengiriman Barang

Lebih lanjut, pengaplikasian tersebut juga dapat mengontrol dan melihat secara langsung perkembangan proses konstruksi.

"Selama ini, Terra Drone Indonesia telah menggunakan drone untuk berbagai kegiatan di sektor konstruksi, mulai kegiatan baseline survey, perencanaan dan basic design, penyusunan Bill of Quantity, hingga dokumentasi saat serta pasca kegiatan konstruksi," ujar Managing Director Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana Siagian dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (15/5/2019).

Tak hanya pada sektor konstruksi, Michael mengatakan teknologi ini dapat diaplikasikan pada sektor lain seperti pertambangan, migas, perkebunan, hingga utilitas.




Close Ads X