15 Mei, Pengunjung Bisa Berenang di Samping Landasan Pacu Bandara JFK

Kompas.com - 02/05/2019, 16:57 WIB
TWA Hotel MCRTWA Hotel

KOMPAS.com - Penumpang yang terbang dari Bandara Internasional John F Kennedy di New York City akan segera dapat menyaksikan pemandangan baru.

Pasalnya, di dekat landasan pacu bandara terdapat kolam renang di rooftoop TWA Hotel.

Kolam renang dengan panjang 19,5 meter tersebut terinspirasi dari kolam di Hotel du Cap-Eden-Roc di Antibes. Uniknya, kolam yang dibangun menghadap langsung ke landasan pacu bandara.

Selain itu, rooftop hotel juga dilengkapi dengan dek observasi di mana pengunjung bisa melihat panorama bandara hingga Teluk Jamaika.

Kolam tersebut akan dibuka pada 15 Mei mendatang dan beroperasi sepanjang tahun. Khusus saat musim dingin, air di dalam kolam dihangatkan hingga suhu 37,8 derajat celsius.

Baca juga: Shangri-La Luncurkan Restoran Pertama di Bandara Jewel Changi

"Kolam renang atap kami menyediakan tampilan landasan pacu JFK yang selaras dengan posisi air traffic controller," ujar CEO dan Managing Partner dari pengembang MCR dan investor MORSE Development, Tyler Morse.

Morse menambahkan, tidak ada tempat paling baik untuk melihat pesawat selain di tempat ini.

Setiap terminal di bandara diubah menjadi kamar hotel yang mencakup 512 ruangan. MAX TOUHEY Setiap terminal di bandara diubah menjadi kamar hotel yang mencakup 512 ruangan.
Terminal rancangan Eero Saarinen ini memiliki struktur unik dengan interior yang futuristik.

Bangunan yang dibuka pada 1961 tersebut ditutup pada 2001 karena sudah tidak dapat digunakan untuk mengakomodasi ukuran pesawat yang lebih besar.

Kini, di bangunan bekas terminal tersebut didirikan hotel khusus untuk para pelancong, dengan nama TWA Hotel yang dirancang oleh Raymond Loewy.

Setiap terminal di bandara diubah menjadi kamar hotel yang mencakup 512 ruangan. Bahkan hotel ini pun memiliki restoran dengan koki berbintang Michelin, Jean-Georges Vongerichten.

Selain itu, di area terminal juga terdapat sebuah pesawat Lockheed Constellation tahun 1958 diubah fungsinya menjadi sebuah lounge koktail.

Tak hanya menyediakan ruangan kamar, hotel ini juga dilengkapi dengan ruang pertemuan dan acara seluas 46.451 meter persegi yang dapat menampung hingga 1.600 pengunjung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X