MRT Beroperasi, Pengembang Berlomba Tawarkan Properti

Kompas.com - 30/04/2019, 22:14 WIB
Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2019). MRT Jakarta resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019). Layanan pada fase operasi tidak berbayar dari Stasiun Lebak Bulus hingga ke Stasiun Bundaran HI akan dimulai pada pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Suasana Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (25/3/2019). MRT Jakarta resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019). Layanan pada fase operasi tidak berbayar dari Stasiun Lebak Bulus hingga ke Stasiun Bundaran HI akan dimulai pada pukul 05.30 WIB hingga 22.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com – Moda raya terpadu atau mass rapid transit ( MRT) di Jakarta sudah beroperasi secara resmi dan dikenakan tarif sejak Senin (25/4/2019). 

MRT fase pertama memiliki rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Terdapat 13 stasiun dalam rute ini yang tersbentang sepanjang 16 kilometer.

Ke-13 stasiun tersebut yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja, Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.

Kehadiran MRT Jakarta ini disambut antusias masyarakat, dan juga para pengusaha, terutama mereka yang memiliki bisnis inti properti.

Para pengembang ini berlomba menawarkan proyek baru, dan juga properti lama yang direnovasi untuk kemudian dipasarkan kembali.

Salah satunya adalah PT Menara Prambanan yang membangun Poins Square. Kompleks bangunan multifungsi yang terdiri dari apartemen dan pusat belanja ini sejatinya sudah beroperasi sejak 2005.

Baca juga: Kehadiran MRT Jakarta Angkat Nilai Properti

Namun, karena eforia MRT jakarta, Menara Prambanan melakukan pembaruan terhadap Poins Square yang lokasinya persis di samping Stasiun MRT Lebak Bulus.

Tak hanya secara fisik, pembaruan juga mereka terapkan pada harga jual unit-unit apartemennya.

Unit hunian Poins Square bisa disewa secara harian, bulanan atau tahunan dan juga dimiliki secara strata title.

Dalam pencarian Kompas.com di salah satu situs properti, harga sewa per unitnya bervariasi. Sementara harga jualnya berkisar antara Rp 800 juta hingga sekitar Rp 4 miliar per unit.

Asisten GM Marketing Poins Square Widya mengatakan, pengaruh dari pembangunan MRT terhadap transaksi penyewaan cukup terasa.

“Membaik, ada peningkatan lebih kurang 10 persen dari data kami sekitar 1 sampai 2 minggu ini,” ucap Widya kepada Kompas.com, Senin (18/3/2019).

Suasana Stasiun MRT Lebak Bulus Pada Jam Pulang Kerja, Senin (25/3/2019)KOMPAS.com - Walda Marison Suasana Stasiun MRT Lebak Bulus Pada Jam Pulang Kerja, Senin (25/3/2019)
Jumlah itu berlaku untuk penyewaan kios dan apartemen. Adapun saat ini tersedia 500 unit kios serta 322 unit apartemen di Tower A dan B. 

Masih di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus, terdapat proyek lain bernama Synthesis Homes yang dikembangkan oleh Synthesis Development.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X