Unik, Atap Bangunan Ini Bisa Bergerak

Kompas.com - 08/04/2019, 17:19 WIB

"Memindahkan atap di sepanjang trek sepanjang 83 meter dengan kecepatan sekitar 402 meter per jam membutuhkan waktu sekitar lima menit, dan menggunakan 180 tenaga kuda," ujar Lomax.

Lomax mengatakan, pengunjung tidak akan melihat sistem mekanik sama sekali karena terletak di atas gedung dan bukannya menyumbat ruang di tanah.

"Di atas kami hanya memiliki roda dan jalan setapak. Ini seperti troli belanja besar yang bergerak bolak-balik." kata Lomax.

Atap bangunan terlihat ringan karena terbuat dari kerangka baja berlapis panel ethylene tetrafluoroethylene (EFTE).

Gedung ini terletak tepat di sebelah struktur tangga berbentuk sarang lebah bernama Vessel.

Meski Vesel dianggap sebagai struktur yang dibangun tanpa tujuan jelas, The Shed berambisi untuk menjadi pusat artistik yang bagi seniman yang di kota ini.

Selain itu, The Shed juga memberikan ruang kolaborasi antar seniman.

Setiap elemen arsitektur dari The Shed dirancang untuk menyediakan infrastruktur yang diperlukan bagi segala jenis seni, baik itu lukisan dan pertunjukan tradisional atau lebih banyak instalasi.

The Shed dibangun dengan beragam fungsi yakni museum, galeri terbuka, teater dengan 500 kursi, dan tempat acara.

Sedangkan interior gedung dirancang tanpa kolom sehingga sesuai digunakan untuk pertunjukan.The Shed Sedangkan interior gedung dirancang tanpa kolom sehingga sesuai digunakan untuk pertunjukan.
Sedangkan interior gedung dirancang tanpa kolom sehingga sesuai digunakan untuk pertunjukan. Selain itu, dinding bangunan terbuat dari kaca.

Ketika merancang atap ini, Diller mendapat inspirasi dari bangunan industri serta karya arsitek Cedric Price.

Dari Price, Diller mengambil ide arsitektur sebagai infrastruktur yang juga menginspirasi arsitek Richard Rogers dan Renzo Piano untuk mendesain Centre Pompidou di Paris pada 1977.

Pembangunannya menghabiskan dana sekitar 400 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,66 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X