Kisah Panjang Patung Hiu di Atas Atap

Kompas.com - 08/04/2019, 16:13 WIB

Pemilik rumah, Bill Heine mengatakan, patung hiu tersebut memang sengaja dipasang untuk memberikan peringatan dan pesan khusus. 
geograph.org.uk/ceridwen Pemilik rumah, Bill Heine mengatakan, patung hiu tersebut memang sengaja dipasang untuk memberikan peringatan dan pesan khusus.
"Pagi pertama itu (pemasangan) luar biasa. Pada hari Minggu, hal ini sudah mendunia dan sudah seperti itu selama 30 tahun," ujar Buckley.

Meski begitu, penempatan patung tersebut ternyata tanpa dibarengi dengan izin perencanaan.

Melansir Archinet, hal ini mengakibatkan, Dewan kota Oxford menentang keberadaan patung tamabahan di atas atap tersebut.

Pada awalnya, dewan kota menyatakan, keberadaan patung dapat berbahaya bagi publik.

Tetapi para insinyur dan inspektur mengatakan keberadaan ptung itu aman secara struktural.

Heine kemudian mengajukan aplikasi perencanaan yang ditolak oleh dewan yang kemudian mengadakan forum publik yang memungkinkan penduduk untuk berbicara mendukung atau menentang patung itu.

"Orang-orang hanya pernah mendengarnya karena komite perencanaan mengambil keputusan konyol ini untuk menghilangkannya," ujar salah satu warga, Patrick Gray.

"Seorang inspektur turun dan melakukan audiensi publik. Saya sedikit melawan apa yang saya rasakan sebagai hal yang tidak masuk akal," lanjut dia.

Keberadaan patung hiu ini juga didukung oleh mantan direktur Southern Arts, Bill Duffon. Dia menganggap patung tersebut merupakan jenis karya seni publik sehingga keberadaannya harus didukung.

Setelah enam tahun, patung hiu itu akhirnya diselamatkan pada tahun 1992 oleh Sekretaris Negara untuk Lingkungan, Michael Heseltine.

Heseltine akhirnya mengeluarkan keputusan bahwa keberadaan patung itu tidak membahyakan dan memberikan hal baru yang dinamis dan unik di kota.

Beberapa tahun yang lalu dilaporkan bahwa patung hiu akan dipindahkan seiring dengan bank yang juga mengancam untuk mengambil kembali properti itu.

Putra Heine, Magnus kemudian memutuskan membeli properti itu untuk memastikan hiu yang dicintai tidak dihancurkan.

Selain itu, sepeninggal Heine, warga dan dewan kota banyak yang memberikan sumbangan untuk kelangsungan patung hiu ikonik di daerah tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X