Lokasi Bekas Persembunyian Gembong Narkoba Dijual Rp 225,99 Miliar

Kompas.com - 27/03/2019, 23:00 WIB
- SOTHEBY’S INTERNATIONAL REALTY-

KOMPAS.com - Lokasi tempat persembunyian gembong narkoba asal Kolombia, Pablo Escobar, dijual 15,9 juta dollar AS atau sekitar Rp 225,99 miliar.

Luas total properti milik Escobar di Miami ini sekitar 2.700 meter persegi. Selain itu, properti tepi laut ini memiliki galangan perahu dan pemandangan pusat kota Miami.

Baca juga: Rumah Tiga Lantai Ini Dibangun oleh Robot

Kendati pernah ditinggali raja narkoba, namun jejak peninggalannya sudah hilang. Ini karena rumah aslinya telah dihancurkan pada 2016 lalu.

Melansir Forbes, Rabu (27/3/2019), meski telah rata dengan tanah, namun tempat ini merupakan lokasi premium di Miami.

Bahkan banyak orang berspekulasi rumah ini digunakan sebagai tempat singgah kokain dan masih menyimpan harta berharga milik Escobar.

Hunian ini dibangun pada tahun 1948. Di dalamnya terdapat empat kamar tidur, dan enam kamar mandi.

-SOTHEBY’S INTERNATIONAL REALTY -

Setelah direbut dan dimiliki oleh pemerintah AS, rumah itu kemudian dijual ke pengacara Miami, Roger Schlinder.

Pada 2014, properti ini berpindah tangan ke Christian de Berdouaré. Setelah resmi memiliki rumah ini, Berdouaré melakukan pembongkaran dan menyewa tim untuk mencari barang selundupan seperti uang tunai maupun barang berharga yang disembunyikan di sekitar rumah.

Namun setelah melakukan pencarian di setiap sudut, ia hanya menemukan brankas.

"Lemari besi ditemukan di bawah beton setebal 1,2 meter di bawah tangga," real estate associate Sothesby Realty, Mirce Curkoski.

Pemilik properti saat ini, Christian de Berdouaré berdiri di depan rumah persembunyian Escobar sebelum dihancurkan pada 2016(Diego Urdaneta/AFP/Getty Images Pemilik properti saat ini, Christian de Berdouaré berdiri di depan rumah persembunyian Escobar sebelum dihancurkan pada 2016
Pablo Escobar yang juga dikenal sebagai El Patron atau "The Boss", adalah pengedar narkoba paling kuat dan paling dicari di dunia.

Pada zamannya, ia bertanggung jawab atas kematian ribuan orang di Kolombia dan penyelundupan kokain ke AS.

Dia juga dikenal sering menyembunyikan uang serta barang berharga di dalam dinding dan di bawah lantai di beberapa rumahnya.

Propertinya tersebar di beberapa tempat seperti Miami, Los Angeles, Kolombia, Meksiko, hingga Bahama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X