Pollux-Habibie Sepakati Kontrak Rp238 Miliar dengan KONE

Kompas.com - 05/03/2019, 15:42 WIB
Pollux dan KONE tandatangani kontrak senilai Rp238 miliar untuk menghadirkan elevator dan lift di proyek superblok c Dok Pollux Pollux dan KONE tandatangani kontrak senilai Rp238 miliar untuk menghadirkan elevator dan lift di proyek superblok c
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang superblok Meisterstadt Batam, PT Pollux Barelang Megasuperblok atau Pollux Habibie International yang merupakan perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk dan keluarga besar mantan Presiden RI, BJ Habibie, menandatangani perjanjian kontrak senilai Rp238 miliar dengan KONE. KONE akan menghadirkan elevator dan lift di proyek Meisterstadt Batam.

Nilai kontrak tersebut meliputi 8 tower residensial dan pusat perbelanjaan. KONE akan menyiapkan inovasinya, seperti 24/7 Connected Services yang menggunakan teknologi artificial intelligent untuk memonitor performa elevator dan eskalator serta memprediksi kebutuhan perbaikan sebelum terjadi kerusakan.

"Pada fase pertama proyek, mereka akan menyediakan solusi untuk 4 gedung residensial dan pusat perbelanjaan, sedangkan pengembangan berikutnya akan mencakup kantor, hotel, rumah sakit, dan empat gedung residensial,"kata Nico Po, CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Selasa (5/3/2019).

Nico menjelaskan, untuk fase pertama KONE akan memasang 20 elevator high-rise yang melaju pada kecepatan maksimum 180 meter per menit, empat elevator tanpa ruang mesin, serta 14 unit eskalator yang dioptimalkan untuk area ritel sehingga bisa memastikan konsumen mendapat pengalaman berbelanja.

"Karena teknologi pengangkat elevator ini jauh lebih ringan dibandingkan tali baja konvensional dan memungkinkan perjalanan elevator hingga ketinggian 1.000 meter," timpal Managing Director KONE Indonesia, Yandy Januar.

Adapun superblok Meisterstadt dikembangkan di lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri dari 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, satu hotel, satu rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta satu perkantoran dengan rencana ketinggian mencapai 100 lantai.

Tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek di Batam tersebut. Penjualan Meisterstadt sendiri dilakukan dalam 4 fase.

"Fase pertama sudah kami pasarkan tiga menara apartemen sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai dari Rp3 miliar dan mal," papar Nico.

Ada tiga tipe unit apartemen ditawarkan, mulai tipe satu kamar tidur sampai dua kamar yang ditawarkan mulai Rp400 juta sampai Rp1,1 miliar. Pada penjualan apartemen fase pertama. Meisterstadt berhasil mendulang penjualan 100 persen sold out dalam waktu satu hari.

"Untuk tower ketiga penjualannya sudah 70 persen. Ini (Meisterstadt) akan kami kembangkan dengan komposisi bangunan terintegrasi dengan beberapa proyek properti lainnya, khususnya perkantoran dan rumah sakit," kata Nico.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X