Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pollux Pastikan Apartemen di Meisterstadt Batam Rampung Dibangun

Kompas.com - 21/01/2019, 14:38 WIB
M Latief

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pollux Barelang Megasuperblok memastikan proses konstruksi proyek Tower A1 yang merupakan bagian dari proyek superblok Meisterstadt Batam segera rampung pembangunannya. Penutupan atap untuk tower apartemen itu sudah dilakukan pekan lalu.

Proyek berlokasi di Batam Center dikembangkan di lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri dari 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai.

CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk Nico Po dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (21/1/2019), mengatakan dana investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek ini sebesar Rp11 triliun.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Pollux sendiri sudah menunjuk perusahaan konstruksi BUMN, yaitu PT PP (Persero) Tbk,  sebagai kontraktor utama untuk mengerjakan fase pertama konstruksi Meisterstadt.

"Itu meliputi pembangunan empat tower apartemen sebanyak 3000 unit, ruko, dan mal. Sejak peletakan batu pertama akhir 2016 lalu, kalau semuanya berjalan lancar, kita secara bertahap akan lakukan serah terima tiga tower pertama pada akhir tahun ini," kata Nico.

Penjualan Meisterstadt sendiri dilakukan dalam empat fase. Pada fase pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen yang mencapai 1.575 unit dan 113 unit ruko dengan harga mulai Rp3 miliar.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Dedi Mulyadi: Ada yang Nunggak 18 Tahun, Mau Kapan Bayarnya?

Ada tiga tipe unit apartemen dikembangkan mulai tipe satu kamar tidur sampai dua kamar tidur seluas 51,59 m2. Harga yang ditawarkan mulai Rp400 juta sampai Rp1,1 miliar.

"Penjualannya sudah 70 persen. Berikutnya akan dipasarkan tower keempat, yakni A5, yang rencananya mulai kami pasarkan pada 2019," tambah Nico.

Komisaris Utama PT Pollux Barelang Megasuperblok, Ilham Akbar Habibie, menambahkan menuturkan bahwa Batam Center merupakan jantung kota Batam yang memiliki nilai investasi paling baik di kota itu, terutama karena dikelilingi banyak fasilitas publik seperti Hang Nadim International Airport, Batam Center Ferry Terminal, dan Distrik perniagaan Nagoya.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Untuk itu, lanjut Ilham, Meisterstadt dikembangkan dengan mengacu pada konsep kemajuan kota berstandar Jerman. Hal itu bisa dilihat pada komposisi bangunannya yang terintegrasi dengan beberapa proyek properti, khususnya perkantoran dan rumah sakit.

Seperti diketahui, selain industri manufaktur, sektor pariwisata menjadi kontributor terbesar atas peningkatan potensi Batam yang pada semester I-2018, realisasi investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam mencapai 391 juta dollar AS dari total target 700 juta dollar AS. Meski masih jauh dari target, ini bisa dijadikan sinyalemen positif terkait investasi Batam untuk kembali bergeliat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Dedi Mulyadi Akan Panggil Walkot Depok Buntut Mobil Dinas untuk Mudik ASN, Wamendagri Juga Tegur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau