Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/03/2019, 17:30 WIB

Sejumlah persoalan tersebut dapat diatasi dengan optimal bila sejak awal perencanaannya sudah dilakukan dengan baik.

Apalagi, Jari menambahkan, dengan teknologi augmented reality yang terkoneksi dengan perangkat lunak, memungkinkan pengguna untuk dapat melihat visual bangunan yang dirancang.

"Ini akan membantu meningkatkan kualitas, memangkas waktu serta mengurangi resiko kegagalan," sebut Jari.

Ibarat Main Game

Dari aspek pengaplikasian, Area Director Structures Divison Trimble Solutions SEA Pte Ltd, Thomas Phang menilai, cukup mudah. Bahkan, ia mengibaratkan sebagai sebuah permainan anak-anak.

"Ini sangat simpel. Coba perhatikan bagaimana anak-anak ketika bermain game tiga dimensi. Mungkin bagi generasi tua akan sulit untuk membayangkan," kata Phang.

Secara singkat, kunci keberhasilan penggunaan aplikasi ini terletak pada komunikasi dan kontribusi dari masing-masing pihak.

Ketika ada perkembangan terbaru dari sebuah perencanaan, misalnya kekurangan, maka pihak yang memahami penyelesaian masalah tersebut dapat segera menyelesaikannya.

Sebagai contoh, ada proyek di Amerika Serikat yang tengah dirancang arsitek Indonesia, dan pemilik proyek berada di Eropa, begitu ada persoalan, data sementara dari data digital rancangan struktur tersebut dapat diunggah pada cloud. 

Baca juga: Menengok Karya Arsitek Tionghoa Liem Bwan Tjie di Indonesia

Setelah itu, persoalan yang ada diselesaikan bersama-sama oleh pihak berkepentingan. Dengan demikian, proses perencanaan pun dapat berjalan lebih cepat.

Phang menambahkan, sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman kepada masyarakat tentang produk teknologi ini, Trimble sejak lima tahun terakhir telah membagikan lisensi produk mereka ke 500 universitas di Indonesia.

Trimble mengharapkan para mahasiswa dapat teredukasi dengan produk ini dan mengaplikasikannya setelah selesai kuliah di dunia kerja.

"Saya pikir problem sekarang adalah para pengajar, 'ok apa ini, coba ajarkan kepada saya'. Tapi anak-anak akan berkata, 'ok berikan kepada saya, saya akan mempelajarinya sendiri'. So anda bisa lihat perbedaan, Indonesia punya masa depan cerah," tutup Phang.



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+