Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Mudik, TMJ Tambah 6 Gardu Tol

Kompas.com - 25/02/2019, 11:19 WIB
Rest Area 429 A di ruas Tol Semarang-Solo Kompas.com/HILDA B ALEXANDERRest Area 429 A di ruas Tol Semarang-Solo

SEMARANG, KOMPAS.com - PT Trans Marga Jateng (TMJ), pengembang dan pengelola Tol Semarang-Solo akan menambah gardu miring sisi entrance sebanyak 6 lajur di Gerbang Tol (GT) Banyumanik.

Direktur Administrasi dan Keuangan TMJ Novianto Dwi Wibowo menjawab Kompas.com saat Tur Inspirasi Astra Tol Trans-Jawa, Senin (25/2/2019).

"Penambahan gardu ini untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat mudik Lebaran 2019, bersamaan dengan operasionalisasi Jalan Layang Tol Jakarta-Cikampek," ujar Novianto.

Selama ini, di tol sepanjang 72,60 kilometer terdapat 12 GT masing-masing 6 GT sisi entrance dan 6 sisi exit. 

Adapun lalu lintas harian rata-rata (LHR) Tol Semarang-Solo pada momen-momen puncak seperti mudik Lebaran bisa mencapai 100.000 kendaraan.

Baca juga: Jokowi Resmikan Tol Terindah se-Indonesia

Sementara di luar momen puncak atau hari biasa sekitar 41.000 hingga 42.000 kendaraan yang didominasi kendaraan Golongan I sebanyak 93 persen, sedangkan kendaraan logistik masih 7 persen.

"Dengan beroperasinya Tol Layang Jakarta-Cikampek nanti kami proyeksikan terjadi lonjakan signifikan. Terlebih Tol Semarang-Solo terkoneksi dengan tol dalam Kota Semarang yang mengalami percepatan arus, penambahan gardu adalah opsi untuk lebih melancarkan arus lalu lintas," jelas Novianto.

Tol Semarang-Solo dimiliki oleh konsorsium TMJ yang terdiri dari PT Jasa Marga Tbk dengan kepemilikan 58,9 persen, Astra Infra 40 persen dan BUMD PT Sarana Pembangunan Jateng 1,1 persen.

Sesuai Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), di sepanjang jalan tol ini akan dibangun 8 rest area. Satu di antaranya sudah beroperasi secara penuh yakni di KM 429. Sementara tujuh lainnya masih berstatus fungsional.

Menurut Novianto jumlah rest area ini akan ditambah dua unit yang diprakarsai oleh investor swasta dan BUMD Jawa Tengah.

Hal ini untuk mengakomodasi keinginan para pebisnis yang memandang potensi Tol Semarang-Solo demikian besar.

"Tol ini tak hanya menghubungkan kota Semarang dan Solo namun perannya yang sangat strategis berada di tengah-tengah Tol Trans-Jawa," ujar Novianto.

Selain itu, Tol Semarang-Solo juga populer sebagai panoramic toll road yang dilintasi pengguna tol maupun yang memang ingin menikmati panorama alam di sekitar Semarang-Solo.

Adapun rest area baru yang akan dibangun tahun ini berlokasi di KM 456 yang diprakarsai oleh konsorsium Astra Property, PT Jasamarga Properti dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah.

Tempat istirahat ini dirancang dengan konsep berbeda dan akan menjadi proyek percontohan tempat istirahat lainnya di sepanjang Tol Trans-Jawa, khususnya yang dikembangkan oleh Astra Infra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.