Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000, Mahalkah?

Kompas.com - 15/02/2019, 15:30 WIB
Kereta LRT Jakarta sudah tersedia di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Rabu (15/8/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKereta LRT Jakarta sudah tersedia di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Rabu (15/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tarif Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang ditargetkan beroperasi pada Maret 2021 mendatang dipatok Rp 12.000.

Transportasi berbasis rel ini akan melayani tiga relasi yaitu Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur.

Kehadirannya diharapkan dapat menjadi solusi mengatasi kemacetan, dengan berpindahnya masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Namun, dengan tarif yang sebesar ini, maukah masyarakat beralih?

Menurut Ketua Institut Transportasi (Instran) Darmaningtyas, mahal-murahnya tarif suatu moda transportasi publik tergantung pada masyarakat itu sendiri. Bagi pengguna kendaraan roda empat, tarif tersebut dinilai cukup murah.

Baca juga: Tarif LRT Jabodebek Rp 12.000 Sekali Perjalanan

"Karena kalau pakai mobil pribadi akan jauh lebih mahal (lewat tol)," kata Darmaningtyas dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Untuk diketahui, tarif Tol Jakarta-Cikampek sebesar Rp 15.000. Sementara, tarif Tol Jagorawi sebesar Rp 6.500 dan tarif Tol Dalam Kota Jakarta Rp 9.500.

Bila melakukan perjalanan dari Bekasi melalui dua ruas tol, yaitu Jakarta-Cikampek dan Dalam Kota, maka biaya yang harus dikeluarkan dalam sehari yakni Rp 49.000.

Sementara, bila melakukan perjalanan dari Bogor, maka tarif yang harus dikeluarkan mencapai Rp 32.000.

Baca juga: Idealnya, Panjang Transportasi Berbasis Rel di Jakarta 200 Kilometer

Biaya tersebut belum termasuk bahan bakar minyak (BBM) yang harus dikeluarkan sehari-hari.

Sementara, bagi pengguna kendaraan roda dua, tergantung dari ketersediaan lahan parkir di stasiun paling awal.

Semakin banyak lahan parkir yang ada, tentu akan mampu menarik minat masyarakat untuk beralih moda transportasi.

"Supaya orang-orang dari Bekasi timur bisa naik sepeda atau motor. Kalo itu tersedia," cetus Darmaningtyas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X