Kanopi Jembatan Indah Ini dari Kayu Bekas

Kompas.com - 12/02/2019, 20:23 WIB
Desain yang digunakan oleh studio ini mengaplikasikan konsep yang dikembangkan oleh seorang insinyur Amerika, Richard Buckminster Fuller. LUO StudioDesain yang digunakan oleh studio ini mengaplikasikan konsep yang dikembangkan oleh seorang insinyur Amerika, Richard Buckminster Fuller.

Kayu yang digunakan untuk kanopi jembatan ini memiliki potongan dan ukuran yang berbeda. Meski begitu, ukuran dan potongan setiap balok kayu ini dipertahankan seperti aslinya.

Desain yang digunakan oleh studio ini mengaplikasikan konsep yang dikembangkan oleh seorang insinyur Amerika, Richard Buckminster Fuller.

Konsep bernama dymaxion ini secara garis besar mendapatkan keuntungan maksimal dari bahan atau input yang minimal.

"Filosofi desain 'dymaxion' sebenarnya selaras dengan konsep konstruksi pedesaaan," ujar LUO Studio.

"Banyak desa di China memiliki lanskap yang unik yang diciptakan oleh beberapa generasi penduduk desa yang memiliki kearifan untuk memanfaatkan bahan lokal dan memaksimalkan hasilnya dengan input minimal," lanjut studio tersebut.

Dalam hal ini, atap kanopi jembatan dirancang dengan menggunakan material kayu sisa pembangunan rumah penduduk.

Selain mengurangi volume material yang dibutuhkan, efisiensi desain membantu mengurangi biaya proyek. LUO Studio Selain mengurangi volume material yang dibutuhkan, efisiensi desain membantu mengurangi biaya proyek.
Struktur utama atau kerangka kanopi didesain dengan bentuk segitiga sehingga elemen kaku dari kayu dapat membentuk lengkungan.

Kerangka tersebut selanjutnya disatukan dengan cara dilas pada kabel penegang baja. Setelah itu, panel plastik transparan ditempatkan di antara kerangka yang membentuk kanopi.

Selain mengurangi volume material yang dibutuhkan, efisiensi desain membantu mengurangi biaya proyek.

Jembatan tersebut bukan hanya berfungsi sebagai alat penyeberangan, namun juga tempat pertemuan masyarakat. Di sini, mereka dapat menikmati pemandangan desa tanpa khawatir cuaca.

Halaman:


Sumber Dezeen
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X