Paul Dubrule-Gerard Pellison, Dua Sahabat di Balik Hotel Sejuta Umat

Kompas.com - 04/02/2019, 20:00 WIB
Kantor Pusat AccorHotels, PerancisMaibp85 Kantor Pusat AccorHotels, Perancis

KOMPAS.com - Ke mana pun kita bepergian, pasti menemukan hotel yang dikelola AccorHotels, baik itu berklasifikasi ekonomi, hingga mewah.

Siapa yang berjasa di balik nama besar "hotel sejuta umat" ini?

Mereka adalah Paul Dubrule dan Gerard Pellison. Dua sahabat inilah pendiri jaringan bisnis di bidang perhotelan, restoran, biro perjalanan, penyewaan mobil, dan masih banyak lagi, tersebut.

Paul Dubrule pernah menempuh pendidikan di University of Geneva. Selain menjalankan bisnis di AccorHotels, pria kelahiran 6 Juli 1934 ini pernah menjabat sebagai anggota Senat Perancis dari 1999 hingga 2004, mewakili Seine-et-Marne. Dia juga pernah menjadi Presiden di Institute Paul Bocuse.

Baca juga: Wang Jianlin, Mantan Tentara yang Jadi Taipan Bioskop Terbesar Dunia

Mengutip laman La Voix Du Nord, Paul Dubrule kecil tumbuh dan besar di Belgia. Sebelum menjadi seorang pebisnis, Dubrule pernah berkeinginan untuk menjadi seorang tentara dan petani.

Namun saat di bangku kuliah, Debrule memutuskan untuk keluar dan pergi ke Amerika Serikat. Di tempat ini dia bertemu dengan Bernardo Trujillo, seorang konsultan dalam strategi perdagangan. Trujillo lah yang memicu minat Debrule untuk menjadi seorang pengusaha.

"Saya ingin membuat sebuah supermarket," ujar Paul Debrule.

"Namun hanya Trujillo yang membuat saya ingin membangun jaringan hotel di Perancis, sebuah negara yang harus dibangunkan" imbuh dia.

 Sofitel Singapore City CentreAccorHotels Sofitel Singapore City Centre

Dia pun kemudian bertemu dengan Gerard Pellison di Amerika Serikat pada tahun 1960-an. Pria kelahiran 9 Februari 1932 tersebut merupakan alumni sekolah tekniknya di Ecole Ceentrale Paris pada 1955.

Setelah selesai, Pellison kemudian melanjutkan studinya di Massachusetts Institute of Technology.

Baca juga: Kisah Inspiratif Raja-raja Perhotelan Dunia

Setelah tinggal beberapa beberapa lama di AS, mereka berdua melihat banyak bisnis perhotelan dan penginapan yang berkembang di sekitar area pinggiran kota dan sekeliling jalan raya.

Kedua orang ini kemudian membawa ide untuk mengembangkan model bisnis hotel AS ke Perancis. Akhirnya pada 1967, mereka mendirikan hotel bergaya Amerika dengan nama Novotel.

Hotel pertama ini dibangun di luar Lille. Setelahnya, perusahaan ini berkembang dan mulai mendirikan hotel di beberapa lokasi seperti bandara dan kawasan turis.


Page:

Close Ads X