Konstruksi Dikebut, Begini Perkembangan Tol Trans-Sumatera

Kompas.com - 29/01/2019, 08:47 WIB
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar menelan investasi Rp 16,8 triliun. Biro SetpresTol Bakauheni-Terbanggi Besar menelan investasi Rp 16,8 triliun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerjaan Tol Trans-Sumatera yang bakal menjadi tulang punggung penunjang konektivitas dari Aceh hingga Bandar Lampung, terus dikebut.

Corporate Communication Manager PT Hutama Karya (Persero) atau HK Alfa Haga Rachmady mengatakan hal itu kepada Kompas.com, Selasa (29/1/2019).

"Di sejumlah ruas, pekerjaan masih berlangsung. Meski demikian, ada pula beberapa ruas yang telah rampung dan sudah beroperasi," kata Alfa.

Seperti diketahui, pekerjaan Tol Trans-Sumatera merupakan penugasan yang diberikan pemerintah kepada HK. Sejauh ini, ada enam ruas tol yang digarap perseroan ini.

Selain HK, ada beberapa badan usaha jalan tol yang turut menggarapnya, seperti PT Sriwijaya Markomre Persada yang menggarap ruas Kayu Agung-Palembang-Betung, dan PT Jasamarga Kualanamu Tol yang menggaran ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Baca juga: Jokowi Pastikan Lampung-Aceh Tersambung Tol Trans-Sumatera 2024

Merujuk data perkembangan tol yang diterima Kompas.com dari HK, Selasa (29/1/2019), saat ini pekerjaan untuk ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 kilometer, baik itu untuk lahan dan konstruksi telah mencapai 100 persen.

Adapun untuk ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang dari STA 0+000-3+650 dan STA 71+650-100+200 dan Sungai Sodong STA 112+185 sepanjang 35 kilometer, proses pembebasan lahannya telah mencapai 92,66 persen. Sementara untuk konstruksinya telah mencapai 89,1 persen.

Ruas Pematang Panggang-Kayu Agung yang terbentang mulai dari STA 108+600-STA 185+600 sepanjang 77 kilometer, telah mencapai 89,7 persen untuk konstruksinya. Sedangkan untuk pembebasan lahan telah mencapai 96,52 persen.

Tiga ruas berikutnya yakni Palembang-Indralaya mulai dari STA 00+000-STA 22+000 sepanjang 22 kilometer telah mencapai 100 persen untuk pembebasan lahan dan pekerjaan konstruksi.

Untuk ruas Pekanbaru-Dumai dari STA 0+000-STA 130+000 sepanjang 130 kilometer pekerjaan konstruksinya baru mencapai 36,25 persen dan pembebasan lahannya mencapai 75,8 persen.

Terakhir, ruas Medan-Binjai mulai dari STA 109+000 hingga STA 140+412 sepanjang 31,9 kilometer telah mencapai 92,65 persen untuk pembebasan lahan dan 87,38 persen untuk pekerjaan konstruksinya.

Sementara itu, merujuk data monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), untuk ruas Kayu Agung-Pelambang-Betung sepanjang 111,69 kilometer, saat ini pembebasan tanah telah mencapai 82,46 persen dan konstruksi 30,92 persen.

Seksi I Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 33,5 kilometer ditargetkan dapat beroperasi pada April 2019. Sementara Seksi 2 dan 3 Jakabaring-Betung ditargetkan beropasi pada Desember 2019.

Untuk ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dari tujuh seksi yang ada, saat ini yang belum rampung hanya Seksi 7 yang terdiri atas dua segmen A dan B sepanjang 9,3 kilometer. Kedua segmen tersebut ditargetkan beroperasi Januari 2019.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X