Kompas.com - 04/01/2019, 17:00 WIB
Foto aerial pembangunan konstruksi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/10/2018). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. Hafidz Mubarak AFoto aerial pembangunan konstruksi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (16/10/2018). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menargetkan, tiga ruas tol dapat beroperasi pada tahun ini. Minimal, ketiga ruas tol tersebut dioperasikan secara fungsional.

Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra mengatakan, dua proyek yang sedianya selesai dan dapat beroperasi sebelum musim Lebaran 2019, yaitu Tol Terbanggi Besar-Palembang (Kayu Agung) dan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Menurut Putra, Tol Terbanggi Besar-Palembang sepanjang 189,2 kilometer semula ditargetkan selesai pada Juni 2019.

Namun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap agar proyek tersebut dapat diselesaikan lebih cepat.

Baca juga: Tahun Ini, Waskita Targetkan Jual 6 Ruas Tol

"Pemerintah menghendaki saat lebaran, itu bener juga. Kalau tidak bisa 100 persen, kami akan coba minimal seperti di Trans Jawa kemarin, fungsional," kata Putra di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Berdasarkan progres monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) per 27 Desember 2018, progres konstruksi untuk kedua seksi yakni Seksi 1 Terbanggi Besar-Pematang Panggang (112,2 kilometer) dan Seksi 2 Pematang Panggang-Kayu Agung (77 kilometer) telah mencapai 86,76 persen.

"Bulan depan saya akan tracking, mungkin akan lebih bagus hasilnya," ungkap Putra.

Adapun untuk Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated saat ini progres konstruksinya baru mencapai 55,64 persen. Putra mengaku, pekerjaan tol sepanjang 36,37 kilometer ini menjadi momok masyarakat.

"Mudah-mudahan bisa selesai sebelum lebaran, karena itu tergantung dari material pabrik. Apa itu? Box girder. Box girder itu panjangnya 60-70 meter itu harus pabrikasi. Ini apakah supplier bisa penuhi atau tidak," jelasnya.

Ruas terakhir yang ditargetkan selesai adalah Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 45 kilometer.

Dari empat seksi yang dibangun, tiga seksi pertama Grati-Probolinggo Timur sudah beroperasi sejak 1 Desember 2018.

Sementara, Seksi 4 Probolinggo Timur-IC Gending ditargetkan dapat serah terima atau provisional hand over pada Februari 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.