Kompas.com - 04/01/2019, 16:22 WIB
Kondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Perawatan dilakukan guna persiapan arus mudik 2018. Ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi II dan IV (Brebes Timur-Pemalang) siap diujicoba beroperasi sehingga dapat digunakan pada arus mudik lebaran 2018. MAULANA MAHARDHIKAKondisi di Gerbang Tol Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (2/6/2018). Perawatan dilakukan guna persiapan arus mudik 2018. Ruas Tol Pejagan-Pemalang seksi II dan IV (Brebes Timur-Pemalang) siap diujicoba beroperasi sehingga dapat digunakan pada arus mudik lebaran 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Toll Road (WTR) kembali berencana melakukan divestasi ruas tol yang mereka miliki tahun ini.

Sebelumnya, Waskita telah melakukan menjual tiga ruas tol pada tahun 2018.

"Ada enam ruas tol yang akan divestasi, mana saja, belum bisa kami sampaikan," kata Direktur Utama Waskita Toll Road Herwidiakto di Jakarta, Jumat (4/1/2018).

Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, I Gusti Ngurah Putra memastikan, ruas tol yang akan dijual adalah yang pekerjaannya sudah selesai 100 persen.

Baca juga: Seluruh Anak Usaha Waskita Toll Road Teken Kesepakatan K3

"Supaya tidak ada dispute (selisih)," kata Putra.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Strategi Waskita Haris Gunawan mengungkapkan, divestasi pada tahun ini berbeda dengan divestasi tahun lalu.

Bila sebelumnya, penjualan dilakukan melalui skema reksa dana penyertaan terbatas (RDPT), tahun ini Waskita akan mendatangi sejumlah calon investor dalam dan luar negeri.

Saat ini, beberapa investor potensial masih didata oleh konsultan. Apabila penjajakan telah dimulai, Waskita akan mendatangi satu per satu investor yang paling potensial.

"Untuk penjualan tahun ini target cash kita saya belum bicara. Tapi yang jelas divestasi tahun ini lima ruas tol target minimal," sambung Haris.

"Yang kami datangi perusahan potensial beli. Seperti di Dubai, Perancis, dan Hongkong," imbuh dia.

Sebelumnya, Waskita Toll Road meraup Rp 5 triliun dari divestasi tiga ruas tol dengan skema RDPT. Ketiga ruas itu adalah Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo dengan total panjang 123,8 kilometer.

RDPT ini diterbitkan oleh PT Danareksa Investment Management (DIM) sebagai manajer investasi.

Kemudian perusahaan juga bekerja sama dengan PT Bank Mega Tbk sebagai bank kustodian dan PT Danareksa Sekuritas menjadi arranger.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.