Proyek Bendungan Pengendali Banjir Jakarta, Terganjal Pembebasan Lahan

Kompas.com - 26/12/2018, 17:31 WIB
Proyek Bendungan Ciawi Kompas.com/DANI PRABOWOProyek Bendungan Ciawi

CIAWI, KOMPAS.com - Sejak dimulai pada akhir 2017 lalu, pembangunan dua bendungan pengendali banjir Jakarta, yaitu Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga 26 Desember 2018, realisasi pekerjaan konstruksi Bendungan Sukamahi baru mencapai 13,76 persen dari target 14,74 persen.

Sementara, pekerjaan konstruksi Bendungan Ciawi baru mencapai 9,22 persen dari rencana 17,44 persen.

Lambannya proses pembebasan lahan disinyalir menjadi salah satu faktor penghambat kurang lancarnya pekerjaan proyek ini.

Baca juga: Bendungan Ciawi dan Cimahi, Pengendali Banjir Jakarta

Bendungan Ciawi, misalnya, dari total 940 bidang lahan seluas 76,6 hektar yang dibutuhkan, saat ini yang telah dibayar baru untuk 239 bidang atau seluas 24,03 hektar (31,37 persen)

Sementara, 701 bidang atau seluas 52,27 hektar (68,63 persen) sisanya belum dibayar.

Kebutuhan lahan itu tersebar di empat desa yaitu Desa Cipayung (292 bidang seluas 30,05 hektar), Desa Gadog (505 bidang seluas 25,8 hektar), Desa Sukakarya (46 bidang seluas 10,32 hektar) dan Desa Kopo (97 bidang seluas 10,43 hektar).

Adapun Bendungan Ciawi yang dibangun di atas lahan seluas 46,69 hektar (645 bidang), saat ini yang telah dibayar baru sekitar 38,68 persen atau 18,06 hektar (341 bidang). Sementara, 28,63 hektar (304 bidang) sisanya belum terbayar.

Area pembangunan Bendungan Sukamahi juga tersebar di empat desa yaitu Desa Sukamahi (177 bidang seluas 10,93 hektar) dan Desa Gadog (120 bidang seluas 13,13 hektar).

Kemudian, Desa Sukamaju (21 bidang seluas 3,36 hektar) dan Desa Sukakarya (327 bidang seluas 19,27 hektar).

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X