Terkait Pembantaian, 14 Proyek Jembatan Nduga Papua Ditangguhkan - Kompas.com

Terkait Pembantaian, 14 Proyek Jembatan Nduga Papua Ditangguhkan

Kompas.com - 04/12/2018, 17:30 WIB
Jembatan Kali MerekDok. Kementerian PUPR Jembatan Kali Merek

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Istaka Karya (Persero) menghentikan sementara pekerjaan proyek jembatan di Kali Aorak dan Kali Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, sampai situasi kondusif sesuai rekomendasi aparat keamanan.

Penangguhan ini merupakan tindak lanjut dari kasus pembantaian puluhan pekerjanya yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Minggu (2/12/2018).

"Proyeknya sudah dihentikan. Lokasi ini kami pastikan dapat clearance dari aparat untuk mulai bekerja," ucap Direktur Utama PT Istaka Karya (Persero) Sigit Winarto seusai jumpa pers di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Basuki Bertolak ke Papua Malam Ini

Terdapat 14 proyek jembatan yang dikerjakan Istaka Karya di Papua dengan nilai kontrak Rp 184 miliar.

Sebanyak 11 proyek jembatan sedang dikerjakan dan 3 jembatan lagi akan mulai dilaksanakan pada 2019.

Saat ini semua proyek itu telah dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Kami akan mulai bekerja lagi setelah dapat rekomendasi dari aparat karena situasi di setiap lokasi beda-beda. Target selesai secepatnya, belum tahu sampai kapan," lanjut Sigit.

Baca juga: Jembatan Nduga, Proyek yang Menewaskan 31 Pekerja

Jembatan Kali Yigi A-1 (Arah Habema)Dok. Kementerian PUPR Jembatan Kali Yigi A-1 (Arah Habema)
Menurut rencana, Istaka Karya akan mengirimkan tim bersama Kementerian PUPR yang segera berangkat ke Papua untuk melihat kondisi terkini di sana, sekaligus memastikan jumlah dan identitas korban.

Dia mengungkapkan, kemungkinan besar pekerja yang menjadi korban tewas itu berasal dari Sulawesi. Namun, untuk kepastiannya baru bisa diketahui setelah proses identifikasi korban selesai.

Untuk diketahui, proyek jembatan di Kali Aorak dan Kali Yigi merupakan bagian dari proyek infrastruktur Trans-Papua, tepatnya Segmen V yang berada di antara Wamena-Habema-Mugi- Kenyam-Batas Batu-Mumugu sepanjang 278,6 kilometer.

Adapun proyek yang menjadi lokasi penembakan itu berada di Kali Aorak Km 102+525 dan Kali Yigi Km 103+975.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X