Kompas.com - 27/11/2018, 22:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Solo-Ngawi dikelola oleh PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Solo-Ngawi memiliki panjang 90,43 kilometer dan terdiri dari tiga tahapan pengoperasian, yakni Seksi 1 Ngawi-Klitik, Seksi 2 Solo-Sragen, dan Seksi 3 Sragen-Ngawi.

Jalan Tol Solo-Ngawi ruas Sragen-Ngawi akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, (28/11/2018) besok. Berikut sejumlah fakta Tol Solo-Ngawi:

1. Terdiri dari Tiga Seksi

Seksi 1 Ngawi-Klitik sepanjang 4 kilometer sudah beroperasi sejak 30 Maret 2018. Kemudian Seksi 2 Solo-Sragen sepanjang 35 kilometer sudah diresmikan 17 Juli 2018.

Menyusul Seksi 3 Sragen-Ngawi sepanjang 51 kilometer pada Rabu 28 November 2018.

2. Menghubungkan Boyolali hingga Ngawi

Jalan Tol Solo-Ngawi menghubungkan Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sragen di Jawa Tengah serta Kabupaten Ngawi di Jawa Timur.

Jalan Tol Solo-Ngawi.PT Jasa Marga (Persero) Tbk Jalan Tol Solo-Ngawi.
3. Dilengkapi 8 Gerbang Tol (GT)

Jalan tol ini dilengkapi dengan delapan gerbang tol (GT), yakni GT Colomadu, GT Bandara Adi Sumarmo, GT Ngemplak, GT Purwodadi, GT Karanganyar, GT Sragen, GT Sragen Timur dan GT Ngawi.

4. Waktu tempuh Solo-Ngawi hanya satu jam

Keberadaan Jalan Tol Solo-Ngawi diyakini dapat memangkas waktu tempuh. Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani, jalan tol ini bisa mempersingkat waktu tempuh dari Solo menuju Ngawi dari dua jam menjadi hanya satu jam.

5. Dioperasikan secara fungsional

Selama arus mudik dan balik Lebaran 2018, Jalan Tol Solo-Ngawi telah dioperasikan tanpa tarif sebagai jalan tol fungsional.

Perannya cukup berguna dan terbukti membantu kelancaran arus lalu lintas saat musim mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Tol Solo-NgawiPT Jasamarga Solo Ngawi Tol Solo-Ngawi
6. Tarif

Besaran tarif ruas tol Solo-Sragen dan Ngawi-Klitik sebesar Rp 1.000 per kilometer untuk Golongan I.

Sehingga total tarif yang harus dibayar oleh pengguna jalan yaitu sebesar Rp 35.000 untuk kendaraan golongan I yang menempuh jarak Kartasura-Sragen sepanjang 35,22 kilometer.

7. Masih terkendala pembebasan lahan

Ruas tol Sragen-Ngawi masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah, terutama pembangunan dua overpass di daerah Tangkil dan Bandung. Pembangunan overpass tersebut masih terkendala masalah pembebasan lahan.

Namun menurut Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno, lahan untuk dua overpass tersebut bisa disewa sehingga tidak mengganggu proses konstruksi.

"Lahannya bisa kami sewa dulu sehingga sekarang sudah selesai konstruksinya," ujar David menjawab Kompas.com, Selasa (27/11/2018).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.