Tips Beli Properti: Kalau Bisa Sewa, Kenapa Harus Beli?

Kompas.com - 19/11/2018, 16:30 WIB
Ilustrasi rumah ApartementtherapyIlustrasi rumah

KALAU bisa beli sate kambing, untuk apa pelihara kambing.

Demikian lelucon yang sering jadi analogi situasi dilematis saat harus memutuskan beli atau sewa tentang banyak hal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pilihan membeli sate kambing dianggap lebih masuk akal karena kita bisa mendapatkan kenikmatan rasanya tanpa harus mencium bau khas hewan tersebut setiap hari jika memeliharanya.

Pergeseran pilihan untuk sewa terjadi pada barang-barang yang dulunya “wajib” dibeli. Sebut saja kendaraan. Menjamurnya layanan taksi daring membuat kita berpikir ulang untuk membeli mobil.

Berkaca dari analogi sate kambing, menggunakan taksi daring membuat kita tetap mendapat manfaat sebuah mobil tanpa harus merasakan bayar parkir, bensin, perawatan, dan biaya-biaya lainnya.

Fenomena ini pun mulai bergerak ke arah yang lebih ekstrem, yaitu pakaian. Sebagai salah satu kebutuhan pokok, pakaian yang dulu selalu masuk dalam kelompok “beli”, kini mulai ditawarkan penyewaannya.

Beberapa perusahaan rintisan menawarkan konsep sharing economy untuk baju-baju mewah yang dipakai hanya beberapa kali saja dalam setahun.

Bagaimana dengan hunian? Saat ini, banyak generasi muda mendeprioritasikan pembelian rumah untuk hal-hal yang memberikan “nikmat” lebih “segera”.

Misalnya travel, gawai, gaya hidup, dan sebagainya. Sebagai salah satu kebutuhan pokok, bukan berarti hunian harus dimiliki. Toh bisa sewa, begitu pikirnya.

Pengambilan keputusan beli vis a vis sewa seharusnya tidak terlalu sulit jika memiliki framework yang tepat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.