Kompas.com - 13/11/2018, 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak kurang dari 96 insinyur CPNS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diterbangkan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka ditugaskan untuk mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah dan fasilitas umum yang rusak.

Wilayah ini beberapa waktu lalu mengalami kerusakan parah setelah gempa bumi mengguncang serta meluluhlantakkan kawasan tersebut.

Kini, wilayah Lombok dan sekitarnya mulai bangkit pasca-kegiatan rehab rekon dilaksanakan sejak 1 September lalu.

"Ini terdiri atas 57 perempuan dan 39 laki-laki, dimana 90 lebih di antaranya adalah engineer," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat kegiatan pelepasan di Lanud Halim Perdanakusuma, Selasa (13/11/2018).

Baca juga: 400 Insinyur Muda Mulai Disebar di Sejumlah Wilayah NTB

Basuki menuturkan, sebelumnya sudah ada 398 insinyur CPNS Kementerian PUPR yang telah dikirim ke Lombok pascagempa. Mereka yang dikirim seluruhnya adalah laki-laki, lantaran saat itu masih dalam kondisi bencana.

"Sekarang ini banyak perempuannya," imbuh dia.

Sesuai Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, mereka akan bertugas sebagai fasilitator dalam membangun rumah instan sederhana sehat (Risha) yang diklaim tahan gempa.

Sementara, proses rehab rekon sendiri akan dilakukan sepenuhnya oleh masyarakat secara gotong royong.

Para CPNS ini nantinya akan memastikan bahwa kualitas hunian yang akan dibangun sesuai dengan standar yang ditentukan.

Basuki berpesan, agar para CPNS yang dikirim tidak berperilaku semena-mena, sehingga terkesan ingin dilayani. Sebaliknya, mereka harus melayani masyarakat sebaik mungkin selama proses pendampingan.

"Harus ada komunikasi baik dengan masyarakat agar tujuannya membangun dengan baik. Build Back Better. Itu tujuan utama, bukan mempersulit, bukan memperlambat, tapi mempercepat dan kita harus membangun lebih baik dari sebelumnya," tuntas Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.