400 Insinyur Muda Mulai Disebar di Sejumlah Wilayah NTB

Kompas.com - 03/09/2018, 15:21 WIB
Para insinyur muda Kementerian PUPR yang akan dikirim ke Lombok, NTB untuk membantu penanganan pasca bencana.Kompas.com / Dani Prabowo Para insinyur muda Kementerian PUPR yang akan dikirim ke Lombok, NTB untuk membantu penanganan pasca bencana.

JAKARTA, KOMPAS.com - 400 insinyur muda Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ditugaskan untuk mendampingi masyarakat Lombok, mulai disebar ke sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka akan membantu masyarakat dalam membangun Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang diklaim tahan gempa sebagai upaya merevitalisasi rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa beberapa waktu lalu.

Para insinyur tersebut sebelumnya sudah mendapat pelatihan instan selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (1-2/9/2018) di Kota Mataram. Mereka dikenalkan konsep pembangunan, penulangan panel, pencetakan hingga pembangunannya.

Baca juga: Empati Para Insinyur Muda untuk Korban Gempa Lombok

"Satu bangunan Risha tidak boleh lebih dua orang dari CPNS PUPR yang mendampingi. Lainnya bertugas dalam membantu bangunan lain," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Senin (3/9/2018).

Nantinya, mereka akan disebar di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Kota Mataram.

Paling tidak, Basuki menambahkan, mereka akan berada di sana selama kurang lebih satu bulan.

"Setelah satu bulan bertugas nantinya anda akan menjadi ahli Risha. Ini akan menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk karakter anda," kata dia.

Basuki mengingatkan, agar para insinyur muda tersebut tidak ragu dalam menjalankan tugas yang telah diberikan.

Bagaimana pun, dengan simbol PUPR yang melekat, mereka akan dianggap lebih ahli dibandingkan yang lainnya.

"Jangan ragu-ragu dalam melaksanakan tugas, karena anda sebagai pendamping masyarakat harus lebih tahu dari yang didampinginya," ujarnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X