Astra dan Hong Kong Land Resmi Bangun Arumaya di TB Simatupang

Kompas.com - 12/11/2018, 09:13 WIB
Proyek apartemen tersebut dibangun di lahan seluas 2,6 hektar. Total apartemen yang dibangun hanya sebanyak 262 unit. Dok ArumayaProyek apartemen tersebut dibangun di lahan seluas 2,6 hektar. Total apartemen yang dibangun hanya sebanyak 262 unit.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Astra Property dan Hongkong Land resmi melakukan peletakkan batu pertama proyek Arumaya, sebuah hunian eksklusif di koridor T B Simatupang, Jakarta Selatan. Proyek Arumaya sendiri sudah diluncurkan pada Februari 2018 lalu.

"Setelah groundbreaking ini kami berharap bisa melanjutkan tahap pembangunan secepatnya sehingga target serah terima pada 2022 bisa terpenuhi," kata Bambang Widjanarko, Presiden Direktur Astra Property, Minggu (11/11/2018).

Proyek apartemen tersebut dibangun di lahan seluas 2,6 hektar. Total apartemen yang dibangun hanya sebanyak 262 unit. 

 

Bambang menjelaskan, tipe-tipe unit yang tersedia mulai satu kamar tidur ukuran 52-60 m2 sampai tiga kamar tidur ukuran 120 meter persegi.

Adapun untuk vila tersedia dua tipe, yakni, tipe Pool Garden ukuran 328 meter persegi dan Bambang memaparkan, per unit hunian di sini ditawarkan mulai kisaran Rp36 juta per meter persegi.

"Dan groundbreaking hari ini dilakukan tidak lebih dari setahun sejak proyek ini diluncurkan," timpal Robert Wong, CEO Hongkong Land.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu keunikan proyek ini, papar Robert, adalah perpaduan budaya lokal Indonesia yang tercermin dari motif batik parang pada fasad gedung. Proyek hunian ini dibangun dengan konsep hunian hijau serta teknologi modern.

"Salah satu kelebihannya adalah kemudahan akses, karena lokasinya strategis, karena diapit langsung oleh dua stasiun MRT, yaitu stasiun Lebak Bulus dan Fatmawati. Kedua stasiun ini akan terintegrasi langsung ke Bundaran HI," tambah Bambang. 

Dia mengatakan, lokasi hunian vertikal ini nantinya akan lebih mudah dijangkau melalui Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan rampungnya tol Depok – Antasari (Desari) pada September 2018 lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X