Tanah Negara Akan Diubah Jadi Hunian bagi ASN dan TNI/Polri - Kompas.com

Tanah Negara Akan Diubah Jadi Hunian bagi ASN dan TNI/Polri

Kompas.com - 08/11/2018, 17:15 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil.Hilda B Alexander/Kompas.com Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak aparatur sipil negara ( ASN) dan anggota TNI/Polri yang belum memiliki hunian sendiri. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Pemerintah pun berencana menggunakan aset tanah milik mereka yang ada di kota-kota besar untuk diubah menjadi kawasan hunian apartemen bagi ASN dan TNI/Polri.

"Pak Presiden mengatakan, semua tanah negara pada akhirnya harus bisa digunakan untuk perumahan tadi," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil, Kamis (8/11/2018) di Jakarta.

Adapun tanah yang dimanfaatkan nantinya merupakan tanah yang sebelumnya telah dimiliki kementerian atau lembaga pemerintah, tetapi yang masih belum dimanfaatkan hingga kini.

Baca juga: Terkendala Lahan, Hampir Sejuta PNS dan TNI/Polri Belum Punya Rumah

Meski demikian, Sofyan mengatakan, bila ada tanah yang statusnya masih dalam sengketa, harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum dibangun.

"Jadi banyak aspek teknis yang harus kami workout untuk membebaskan tanah-tanah tersebut sehingga bisa dibangun," ujarnya.

Sofyan menambahkan, untuk membantu kepemilikan apartemen itu, pemerintah kini tengah menggodok skema pembiayaan yang bisa dipakai, misalnya menerapkan bunga ringan, uang muka nol persen, hingga tenor pinjaman yang relatif panjang, yakni mencapai 30 tahun.

"Maka dari itu, pegawai negeri yang punya gaji, gaji itu sebagai jaminannya. Bisa dapat bunga nol persen, kemudian bisa pinjaman 30 tahun sehingga cicilannya murah," tutur dia.


Terkini Lainnya

Rusun Unismuh Makassar Sudah Dihuni 185 Mahasiswa

Rusun Unismuh Makassar Sudah Dihuni 185 Mahasiswa

Hunian
Arab Saudi Bangun Proyek Jumbo Rp 4,7 Triliun

Arab Saudi Bangun Proyek Jumbo Rp 4,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Sambut 2019, Jotun Luncurkan Kartu Warna

Sambut 2019, Jotun Luncurkan Kartu Warna

Berita
FPI Bidik Pembeli Rumah Pertama

FPI Bidik Pembeli Rumah Pertama

Hunian
Desain Rumah Efisien dengan Dinding Bercelah

Desain Rumah Efisien dengan Dinding Bercelah

Griya
Dapat Kredit Rp 1,26 Triliun, Jasa Marga Kebut Tol Solo-Ngawi

Dapat Kredit Rp 1,26 Triliun, Jasa Marga Kebut Tol Solo-Ngawi

Berita
Ingin Rumah Impian Anda Terwujud? Mampir ke FPI

Ingin Rumah Impian Anda Terwujud? Mampir ke FPI

Hunian
'Toys R Us' Kembali Buka Gerai di Brunei

"Toys R Us" Kembali Buka Gerai di Brunei

Ritel
Lokasi Kantor Baru Amazon Terancam Tenggelam

Lokasi Kantor Baru Amazon Terancam Tenggelam

Arsitektur
Megaproyek Ini Jadikan Arab Saudi Lebih Modern

Megaproyek Ini Jadikan Arab Saudi Lebih Modern

Arsitektur
Kebakaran Mal di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Kebakaran Mal di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Ritel
Zaha Hadid Rancang 'Smart City' di Moskow

Zaha Hadid Rancang "Smart City" di Moskow

Kawasan Terpadu
Amazon Buka Markas Baru di New York dan Arlington

Amazon Buka Markas Baru di New York dan Arlington

Perkantoran
Asa Membangun Jembatan Cipatujah dalam Sepekan

Asa Membangun Jembatan Cipatujah dalam Sepekan

BrandzView
Bisa Ditiru, Rancangan Tenda Pengungsi Tak Harus Terpal Biru

Bisa Ditiru, Rancangan Tenda Pengungsi Tak Harus Terpal Biru

Arsitektur

Close Ads X